wolcome

thame

Bosen Sama Backgroundnya?
Ganti Aja!

Senin, 29 November 2010

1. AR RAHMAN ( Maha pengasih )



-Unta Si Tahan Haus Dan lapar-

Allah Yang Maha Pengasih memberikan rezeki kepad semua makhluk ciptaan-Nya .Baik itu manusia,hewan, atau pun tumbuhan.
Allah member keistimewaan khusus pada unta. Unta yang tinggal di padang pasir nan panas dan gersang mampu menahan lapar selama delapan hari . Unta juga mampu bertahan hidup tiga minggu tanpa air. Subhaallah!
Punduk unta merupakan timbunan lemak yang akan menyediakan sari makanan bila ia kelaparan dan kehausan. Jika tidak menemukan makanan, unta bisa memakan tanaman berduri. Allah Swt. Menciptakan mulut unta tebal dan kuat seperti karet.
Allah Yang Maha Pengasih memberikan rahmat dan kemakmuran kepada semua makhluk ciptaan-Nyatanpa pilih kasih. Sehinggga Allah memiliki nama indah Ar Rahmaan. Yaitu Maha Pengasih.
“Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.”(QS.Maryam:93)

Rabu, 03 November 2010

pertolongan saat-saat tsunami

Pagi itu, sekitar pukul 10.00 WIB, langit Sikakap tampak mendung. Di luar rumah tanah tampak lanyah. Pepohonan dan rerumputan masih basah setelah diguyur hujan deras sepanjang malam. Sebentar lagi, sepertinya hujan deras bakal turun. Ya, membasuh duka Bumi Sikerei.


Di luar rumah, bau mayat menyengat. Aroma tak sedap menebar ditiup angin. Memang, hingga Jumat (29/10), mayat masih bergelimpangan di pinggir jalan. Pikiran saya langsung terbayang ratusan warga Pagai Selatan yang bertahan di perbukitan, dalam kondisi hujan badai. Selain menahan lapar, dinginnya malam, mereka harus melawan penyakit yang kini menyerang.

Ternyata benar. Hujan deras mengguyur Sikakap. Tak hanya hujan, tapi juga badai. Di posko utama, para jurnalis dan relawan telah berkumpul. Seperti biasa, setiap pagi kami siap-siap menyisir desa terpencil yang belum terjamah bantuan. Pagi itu, tim relawan dan jurnalis hendak menuju Dusun Pasa Puat di Pagai Utara. Dusun itu, semua rumah hancur. Mujur, tidak ada korban jiwa.

Perjalanan menggunakan kapal kayu atau long boat. Kapal itu mampu memuat 12 orang dan sedikit logistik untuk pengungsi. Berapa menit berlayar, gelombang dua meter menghadang. Pelayaran pun dihentikan. Setelah menunggu sekitar satu jam, boat yang dinakhodai Dayat itu dilanjutkan selama dua jam pelayaran. Sepanjang perjalanan, boat nyaris karam karena dipenuhi air. Kami sampai di tujuan sekitar pukul 17.00 WIB.

Dari pantai, Dusun Pasa Puat sunyi senyap. Sedikit pun tidak terlihat tanda-tanda seperti sebuah kampung. Permukiman penduduk rata dengan tanah. Tak satu pun rumah warga yang berdiri. Semua tiarap. Hanya ada satu bangunan berdiri kokoh menghadap pantai. Ya, sebuah masjid. Garin masjid itu juga selamat. Zulfikar namanya.

Hari beranjak senja. Hujan belum juga reda. Zulfikar tampak bersiap menunaikan Shalat Maghrib. Dalam obrolannya, pria berusia 40 tahun itu mengaku telah tingal di dusun itu sejak kecil. Sama dengan usia masjid itu yang berdiri sekitar tahun 1960 silam. "Ini masjid tertua di dusun kami. Bentuk masjid itu sudah tidak asli lagi, karena terus diperbaiki," ujar Zulfikar.

Zulfikar menceritakan, masjid ini sama sekali tidak tersentuh tsunami pada malam itu. Padahal, lokasinya tidak jauh dari pantai. Sedangkan rumah-rumah warga di sekitar masjid, rata dengan tanah. Masjid inilah yang menjadi tempat perlindungan masyarakat saat gelombang besar datang.

Seperti mukjizat, air laut hanya sampai di teras masjid. Di luar masjid, Zulfikar melihat dengan mata kepala sendiri gelombang tsunami mencapai delapan meter. "Kami dalam masjid ada sekitar 50 orang, sedangkan warga yang lain telah menyelamatkan diri ke perbukitan yang berjarak satu kilometer dari masjid. Melihat masjid tidak kena sama sekali, kami merasa heran. Setelah itu kami sadar ini adalah kehendak Tuhan," jelas pria berjenggot itu.

Zulfikar dan 50 warga lainnya tidak henti-henti mengucap kebesaran Allah. Di luar masjid, tsunami terus menerjang sebanyak tiga gelombang. Tiada yang menduga, tsunami menghindar dari masjid. "Sepertinya, di masjid air terbelah, sehingga lantai masjid pun tidak basah sama sekali," kenangnya.

Minggu, 31 Oktober 2010

A = “aku titipkan”
S = “salam lewat”
S = “semilir”
A = “angin &”
L = “lantunan asma”
A = “Allah yang”
M = “masih melekat pada”
U = “ummatnya”
A = “andai”
L = “langit mendengar”
I = “ingin”
K = “kirimkan”
U = “ucapan”
M = “mat malam”

Kamis, 21 Oktober 2010

Tips menghafal al-qur'an


1. Menghafal al-quran dengan secara tadarruj (bertahap).

Manghafal al-qur’an al-karim perlu dilakukan secara bertahap, artinya memulai dari ayat yang sedikit dan juga mudah, bukan memulai dengan yang banyak kemudian tiba-tiba berhanti di tengah jalan. Perumpamaan Otak manusia seperti cangkir. Kalau saja seember air di tuangkan sekaligus kedalam cangkir maka yang terjadi bukannya air tersebut masuk tetapi malah tumpah kemana-mana, dan hasilnya air yang tersisa dalamnya hanya sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali. Seperti halnya sebuah cangkir otak manusia ketika dijejali sekaligus dengan file-file hafalan yang terjadi adalah rasa malas dan jenuh dalam menghafal dan akhirnya berujung paa meninggalkan hafalan sama sekali.
Mulailah hafalan dari surat yang antum anggap mudah, mulailah sedikit-sedikit namun istiqomah dan berkesinambungan, kalau misalnya otak kita hanya dapat menghafal satu atau setengah halaman perhari maka biasakanlah untuk istiqomah dalam hal tersebut selama satu atau dua bulan, Tujuannya adalah membiasakan otak untuk menerima memory hafalan sebanyak setengah atau satu halaman perhari. Nah..! ketika otak kita sudah terbiasa dengan hal tersebut maka dengan sendirinya dia akan meminta tambahan. Pernahkah kita memperhatikan bagaimana atlet angkat besi berlatih..? seorang yang ingin menjadi atlet angkat besi dia akan memulai latihannya dengan beban yang ringan selama beberapa waktu, hal tersebut bertujuan untuk membiasakan otot-ototnya,ketika suda terbiasa secara otomatis dia akan menambah beban yang lebih besar lagi. Sepeti itulah hafalan al-quran, ketika otak sudahterbiasa dengan
hafalan yang sedikit denagan sendirinya dia akan meminta tambahan hafalan.
Dan salah satu faidah dari tadaruj ini adalah menjaga keselamatan hafalan dari bercampur baurnya ayat mutasyabihatnya, karena sebagaimana kita ketahui bersama bahwasanya di dalam alqur’an terdapat banyak sekali ayat mutasyabihat (ayat-ayat yang mirip).
2. Muraja’ah (mengulang-ulang hafalan).

Muraja’ah merupakan kunci pokok dalam menghafal, hafalan tanpa muroja’ah adalah Nol. Rasulullah salallahu ‘alaihi wassallam brsebda:”sesungguhnya perumpamaan penghafal al-quran adalah seperti pemilik seekor unta yang ditambat, jika dia mengikatnya maka dia akan menguasainya, dan jika dia melepaskannya maka unta itu akan pergi.” (HR. Bukhori dan Muslim).
Ketahuilah bahwa ayat yang paling sulit dihafal, ketika kita berhasil menguasainya akan menjadi ayat yang paling melekat di dalam ingatan, hal itu dikarenakan kita harus mengulangnya berkali-kali dan mengeluarkan energy yang lebih besar untuk menghafalnya, oleh karena itu janganlah kita mudah menyerah ketika kita menemukan kesulitan dalam menguasai sebuah surat.
Suatu hari Al-Imam Ibnu Hibban sedang membaca buku dengan tujuan untuk menghafal sebuah buku, maka dia terus menerus membacanya dan mengulanginya dengan suara keras. Dan di rumah tersebut ada seorang nenek, sedang Al-Imam Ibnu Hibban terus-menerus mengulanginya, sekali, dua kali, tiga kali, hingga sepuluh kali, sampai nenek tersebut merasa bosan mendengarnya, dan berkata: “apa yang engkau lakukan?”, al-imam menjawab: “aku ingin menghafal buku ini.”, nenek tersebut berkata: “celakalah kamu, kalau memang kamu ingin memnghafalnya maka sesungguhnya aku sendiri sudah bisa menghafalnya”. Al-imam bekata: “kalau begitu perdengarkan kepadaku”, maka nenek tersebut memperdenganrkan hafalan kitab tersebut yang baru saja dia hafal, kemudian al-imam berkata: “kalau aku tidak menghafalnya kecuali setelah aku mengulanginya sebanyak tujuh puluh kali”. Kemudian setelah satu tahun berlalu al-imam mendatangi nenek tersebut dan berkata: “wahai nenek, perdengarkanlah kepadaku hafalan kitab satu tahun yang lalu”, maka dia tidak bisa memperdengarkannya, berkata al-imam: “adapun aku tidak lupa satu sedikitpun darinya”. (kaifa tahfadzul ma’luumaat fii dzlihnika, syaikh ‘adil bin Muhammad, hal.16)
3. Memanfaatkan umur dengan sebaik-baiknya.

Memang benar bahwasanya umur yang paling sesuai untuk menghafal adalah di waktu kecil, sebagaimana pepatah mengatakan “menghafal di waktu kecil bagaikan mengukir diatas batu, sedang menghafal diwaktu tua bagaikan mengukir diatas air”, namun hal ini tidak menghalangi seseorang yang sudah berumur untuk dapat menghafal al-quran, selama dia memiliki azam dan tekad yang kuat untuk bisa menghafal al-quran, disertai dengan niat ikhlash intuk menghafalnya maka insya Allah, Allah subhanahu wata’ala akan menolongnya, Allah ta’ala berfirman, “Dan sesungguhnya telah kami mudahkan al-qur’an itu untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (Al-Qomar:22)
4. Memanfaatkan waktu yang baik

Waktu yang paling baik untuk menghafal yang baik berbeda-beda bagi setiap orang, ada yang merasa tengah hari adalah waktu yang paling sesuai untuk menghafal, sebagian lain berpendapat tengah malam, dan lain sebagainya. Hal tersebut bukan menjadi masalah, yang penting adalah ketika waktu itu tiba jangan ada sesuatu yang mengganggu kita, matikan HP, TV, jauhkan pandangan kita dari hal-hal yang dapat menarik perhatian seperti Koran, majalah, hiasan2 unik, gambar sampul buku-buku, dll. Jangan biarkan ada yang merusak konsentrasi kita.
Berkaitan dengan waktu menghafal yang baik sebagian ulama memandang bahwa waktu lapar atau perut kosong lebih baik daripada waktu kenyang, dan pagi hari lebih baik dari sore hari, namun sebagaimana telah disinggung tadi bahwa hal tersebut relative bagi masing-masing individu.
5. Pilih tempat yang baik

Pilihlah tempat yang jauh dari keramaian, karena hal tersebut biasanya sangat mengganggu kelancaran menghafal. Dan tempat yang kami rekomendasikan adalah masjid, karena tempat tersebut merupakan tempat yang penuh berkah, atau juga kamar yang sepi. Dan kami sarankan untuk tidak memilih tempat yang memiliki panorama indah seperti pegunungan atau kebun bunga atau tepi pantai, karena biasanya yang terjadi adalah pemandangan seperti itu justru menarik perhatian ketika menghafal sehingga mengganggu konsentrasi, orang cenderung memilih untuk menikmati panorama tersebut dari pada menghafal al-quran, dan bahkan mungkin sebagian ada yang beralasan bahwa hal tersebut merupakan tadabbur alam, dan tadabbur itu pahalanya lebih besar dari sekedar menghafal al-quran.
6. Mempelajari bahasa arab

Proses menghafal al-quran sangat terbantu apabila seseorang memahami bahasa arab, karena dengan begitu dia mengerti tentang apa yang dia baca, dan juga bacaannya sangat membekas di hati dari pada yang hanya menghafal tanpa tahu memahami apa yang dia baca. Memang pemahaman bahasa arab bukan hal yang mutlak dibutuhkan untuk sekedar menghafal al-quran al-karim, namun perlu diketahui bahwa tujuan utama diturunkannya al-quran bukanlah untuk di hafal, bukan agar seseorang memindahkan huruf-hurufnya dan lafadz-lafadznya kedalam memory otak, melainkan untuk ditadaburi, dan tidak mungkin bagi seseorang untuk mentadaburi al-quran jika dia tidak memahami apa yang dia baca. Jadi kesimpulannya cepat atau lambat seorang yang sedang berusaha menghafal al-quran dituntut untuk bisa memahami bahasa arab.
7. Menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat

Nabi shollallahu ‘alaihi wassallam bersabda: “diantara tanda-tanda baiknya keislaman seseorang adalah dengan meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat untuk dirinya” (HR. At-tirmidzi dan Ibnu Majah). Dan cukuplah hadis tersebut diatas sebagai peringatan bagi kita untuk menjauhi hal-hal yang tidak mendatangkan manfaat, seperti duduk-duduk dipinggir jalan, main game on-line, Play stasion, berlama-lama chating untuk hal-hal sepele, baca buku komik, dan lain-lain.
Ketahuilah bahwasanya hal-hal semacam itu hanya akan mengganggu pikiran kita, membuat penuh memory otak kita dengan persoalan yang tidak berguna, dan mejadikan kita banyak melamun ketika menghafal atau muroja’ah. Biasanya akan terlintas pikiran-pikiran yang berkaitan dengan hal-hal tersebut, seperti: “wah, coba tadi waktu lagi main PS aku pake teknik ini, pasti rajanya bakal kalah telak..!” atau ”gimana ya, cara memecahkan teka-teki di game tadi..?” dan pikiran-pikiran serupa lainnya yang membuyarkan konsentrasi.
8. Menumbuhkan semangat kompetisi bersama teman-teman

Carilah teman yang memiliki semangat yang sama seperti kita, kemudian dekati dia, jadikan dia teman untuk muroja’ah, kemudian tumbuhkan semangat berkompetisi agar saling terpacu untuk menjadi yang terbaik, dan semangat semacam inilah yang tumbuh dikalangan para sahabat, mereka berusaha untuk saling mendahului dalam kebaikan sebagai implementasi dari firman Allah ta’ala: “maka berlomba-lombalah kalian dalam kebaikan” (al-maidah: 48).
9. Sabar dalam menghadapi tekanan mental

Seseorang yang baru memulai proses menghafal biasanya akan menghadapi tekanan mental. Dan biasanya hal ini timbul karena merasa kesulitan untuk menghafal ayat-ayat tertentu sulit, atau karena mudahnya ayat-ayat yang dia hafal lenyap dari memorinya, atau juga Karena banyaknya ayat-ayat mutasyabihat (ayat-ayat yang mirip) dan susah untuk dibedakan, sehingga tidak sedikit dari mereka yang pada mulanya berazam untuk menghafal al-quran tiba-tiba saja patah semangat dan akhirnya berhenti.
Ketahuilah bahwasanya jalan menuju surga itu penuh dengan duri, dan orang-orang pilihan Allah adalah mereka yang mampu menghadapi cobaan semacam ini. Ketika seseorang mengalami hal seperti ini maka yang perlu dia lakukan :

* Jangan menambah hafalan untuk sementara, cukup lakukan muroja’ah dari hafalan-hafalan yang sebelumnya. Atau kalau memang tidak bisa memuroja’ah Karena pikiran terlalu penat cukup dengan membacanya saja, tetapi jangan sampai meninggalkan al-quran secara total.
* baca dan tadabburi tafsir dari ayat-ayat yang telah dihafal atau yang ingin dihafal agar kita mengerti makna dari ayat-ayat tersebut sehingga timbul rasa cinta untuk menghafalnya, sebagaimana kata pepatah: “tak kenal maka tak sayang”.
* Salah satu cara untuk mengembalikan semangat adalah dengan membaca kisah-kisah orang-orang pilihan seperti kisah para mujahidin pada zaman dahulu, ulama, raja-raja, dan lain-lain. tetapi jangan membaca buku yang tidak bermanfaat seperti majalah gossip, komik-komik, dan yang sejenisnya karena bacaan-bacaan seperti itu bukannya menambah semangat tetapi justru melalaikan, dan mengajak kita untuk berkhayal.
* Dengarkan bacaan al-quran dari orang-orang yang dikaruniai suara yang merdu, baik itu melalui kaset murotal atau sesame teman.
* Ketahuilah bahwa ayat yang paling sulit dihafal ketika kita berhasil menguasainya akan menjadi ayat yang paling sulit untuk hilang dari ingatan,karena dia akan mengeluarkan usaha yang sangat keras, begitu pula sebaliknya, ayat yang mudah untuk dihafal biasanya akan mudah hilang (orang bilang “easy come easy go”).
* Lakukan sedikit olahraga.
* Setelah pulih lanjutkan kembali hafalan.
* Menjauhi maksiat

Tidak diragukan lagi bahwasanya maksiat adalah salah satu hal yang menghambat hafalan, adh-dhohhak berkata: “kami tidak mengetahui seorangpun yang menghafal al-quran kemudian lupa kecuali karena dosa” kemudian beliau membaca firman Allah ta’ala: “Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah disebabkan karena perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahan kamu). (QS. Asy-syuuro: 30).



Demikian sedikit tips untuk menghafal al-qquran, semoga bermanfaat, dan selamat menghafal, semoga Allah ta’ala memberi taufik. Wallahu a’lam.

Senin, 11 Oktober 2010

ISLAM AKAN MENDOMINASI DUNIA

Allah SWT., berfirman dalam Al Qur’an :

Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar (Islam) untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai. (QS At Taubah 9 : 33)

Rasulullah SAW., bersabda:

Sungguh Allah telah menujukkan padaku belahan timur dan barat dari bumi, dan aku melihat kekuasaan ummatku mendominasi semua itu telah aku lihat.” (Shahih Muslim no. 2886)

Sebagaimana yang telah Allah SWT., katakan, agama ini (Islam) adalah satu-satunya agama yang benar; dan alasan mengapa Dia menurunkan kepada Dien ini adalah, “…dengan maksud untuk mendominasi atas semua agama.” Demikian, Allah SWT., tidak pernah mengirimkan kepada kita Dien hanya sekedar agama ritual belaka. Dien ini telah diturunkan kepada kita oleh Allah SWT., dengan tujuannya untuk diterapkan pada setiap sendi-sendi kehidupan dengan Syariah.

Seseorang yang tidak menyukai Islam untuk mendominasi dunia adalah kafir, musyrik, sebagaimana Allah SWT., berfirman, “…walaupun orang-orang musyrik tidak menyukainya.” Konsekuensinya, banyak kaum “muslimin” yang tidak suka pada Syariah untuk diimplementasikan (diluar dari rasa takut dicap sebagai “ekstrimis” contohnya) yang melakukan peniadaan Iman, dan kemudian, meninggalkan ikatan Islam karena membenci apa yang Allah SWT., telah turunkan.

Mengapa orang-orang kafir dan munafiq membenci Islam untuk diimplementasikan? Sederhana saja, karena mereka tidak berharap kerusakan mereka, kejahatan, kriminal, penipuan, operasi mereka, kebohongan mereka, tiran, “kebebasan” dan tipu muslihat mereka berakhir dan keadilan (Islam) akan menang.

Namun, kemenangan Islam yang telah dijanjikan oleh Allah SWT., tidak perlu berarti bahwa setiap orang di dunia akan menjadi Muslim. Ketika kita katakan Islam akan mendominasi dunia kita mengartikannya sebagai sistem politik, ketika Rasulullah SAW., mengatakan bahwa kekuasaan di bumi akan dimiliki oleh kaum Muslimin, orang-orang beriman akan menjadi kuat dan syariah Islam akan diimplementasikan di setiap sudut kehidupan di muka bumi ini.

Jadi bagaimana Islam akan mendominasi dunia ketika banyak orang-orang tidak menerimanya?

Tentu saja, mayoritas orang-orang di muka bumi akan selalu membenci Islam dan tidak ada pilhan untuk hidup dengan syariah. Allah SWT., berfirman :

Dan sebahagian besar manusia tidak akan beriman – walaupun kamu sangat menginginkannya-. (QS Yusuf 12 : 103)

Selanjutnya ada tiga cara utama dalam sebuah wilayah atau negara bisa menjadi Daarul Islam (Negara Islam):

1. Mayoritas masyarakat memeluk Islam dan mengimplementasikan syariah atas persetujuan mereka.

2. Sebuah jamaah muncul, merobohkan pemerintahan dan mengimplementasikan syariah dengan kekuatan (atau perebutan kekuasan).

3. Daerah Islam yang telah menyelesaikan jihad sebagai politik luar negeri sebuah negara.

Jika kaum Muslimin tidak bisa untuk memenuhi kewajiban mereka dan mengajak orang-orang untuk memeluk Islam dan mengimplementasikan syariah, maka menjadi kewajiban atas mereka untuk ber-hijrah dan bersatu (membangun komonitas mereka dan melaksanakan syariah atas diri mereka sendiri) dan kemudian muncul melawan pemerintahan dengan kekuatan pada saatnya, dengan tanpa melihat apakah mereka mayoritas atau minoritas.

Allah SWT., berfirman:

Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu… (QS Al Maidah 5 : 49)

Ayat ini dengan jelas menerangkan kewajiban untuk menerapkan syari’ah, tetapi seperti halnya ini, Allah SWT., berfirman: “…janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka,” yang berarti berhukumlah dengan syari’ah walaupun mereka (orang-orang) menyukai hukum yang lain (selain syariat). Ayat ini dengan jelas dan memberikan bukti bahwa Syari’ah harus diimplementasikan dengan kekuatan walaupun orang-orang tidak menginginkannya. Lebih lanjut Allah SWT., juga berfirman:

Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (QS Al Baqarah 2 : 193)

Salah satu bentuk yang orang-orang kafir dan syirik banyak lakukan saat ini adalah mengimplementasikan hukum buatan manusia; selanjutnya, hukum buatan manusia adalah salah satu bentuk ke-syirik-an, satu-satunya cara untuk menghilangkannya dari muka bumi ini adalah dengan berdakwah dan ber-jihad (berperang).

Faktanya, itu adalah sebuah kewajiban bagi kita untuk berperang melawan fitnah (kufur dan syirik seperti hukum buatan manusia) sampai itu terhenti. Islam selalu tersebar dengan dakwah dan pedang, dan itu akan terus berlangsung untuk melakukan yang demikian itu.

Sayangnya, banyak orang saat ini yang tidak mengerti makna dari dalil-dalil Al Qur’an “ laa ikrahaa fid-dien – tidak ada paksaan dalam dien…” (QS Al Baqarah 256). Ayat ini dengan salah diinterpretasikan yang berarti bahwa kita tidak bisa memaksa Islam kepada seseorang. Namun jika kita merujuk kepada pemahaman para Shahabat, maka kita bisa dengan jelas memahami bahwa ini tidak ada hubungannya sama sekali.

“Tidak ada paksaan dalam dien” berarti orang-orang seharusnya tidak menggunakan kekerasan untuk mengajak masuk ke dalam Islam, yaitu memeluk Islam. Tetapi ini tidak berati bahwa kita tidak bisa memaksakan Islam sebagai sebuah hukum dan mengatur orang-orang.

Rasulullah SAW., bersabda:

“ Aku telah memerintahkan kepada kalian untuk memerangi semua orang sampai mereka mengatakan, “ Laa ilaaha illallah wa anna Muhammadar Rasulullah – tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad (SAW.,) adalah utusan Allah.” Jika mereka mengatakannya, darahnya dan hartanya akan selamat dari kita, kecuali dengan kebenaran Islam (syari’ah); dan tanggung jawab mereka terserah atau berada dengan Allah.” (Musnad Imam Ahmad)

Selanjutnya, Rasululullah SAW., dan orang-orang yang beriman telah diperintahkan untuk memerangi orang-orang sampai mereka masuk memeluk Islam atau hidup dengan Islam (dan tetap sebagai kafir). Jika mereka menjadi Muslim darah mereka dan harta mereka akan menjadi suci, tetapi mereka akan tetap tidak aman “dari kebenaran Islam,” berarti bahwa mereka harus tetap hidup diatur dengan syari’ah (sebagai hukum dan perintah).

Tetapi jika mereka masih tetap kafir, mereka setidaknya akan hidup dengan hukum Islam; salah satu cara, orang-orang yang mempunyai pilihan dari agama manapun yang mereka mau ikuti, tetapi mereka tidak mempunyai pilihan untuk tidak hidup di bawah aturan syariat Islam.

Dalam sebuah riwayat yang shahih, Rasulullah SAW., telah memerintahkan para sahabatnya untuk mengajak kaum non muslim untuk masuk ke dalam Islam. Jika mereka menolak untuk masuk ke dalam Islam dan tetap dalam keyakinan mereka, maka diperbolehkan asalkan mereka menerima syariat Islam sebagai sebuah sistem pemerintahan. Jika mereka tetap menolak, maka mereka akan diperangi hingga dien Allah ini (Islam) manjadi dominan dan di implementasikan

Minggu, 03 Oktober 2010



asalamuaikum.....wr.wb ini nadalah zulkarizki biasa di panggil kiki ini anak camp 0001 yang udah lama bergabung tapi jarang keliatan baru didapet nih fotonya cita-cita kiki ingin menjadi arsitek sekarang kiki berumur 12 tahun sekolah di arahmania depok... sekian wasalamuaikum

Jumat, 01 Oktober 2010

Menjadi karanglah meski tidak mudah
Sebab ia kan menahan sengatan binar mentari yg garang
Sebab ia kan kukuh halangi deru ombak yg kuat menerpa tanpa kenal lelah
Melawan bayu yg keras menghembus & menerpa dgn dingin yg coba membekukan
Sebab keteguhannya kan menahan hempas badai yg datang menggerus terus menerus
Ia kan kokoh kan diri agar tak mudah hancur & terbawa arus

Ia kan berdiri tegak berhari-hari bertahun-tahun berabad-abad tanpa rasa jemu & bosan

Menjadi mutiaralah meski itu juga tak mudah
Sebab ia berada didasar samudra yg dalam
Sebab ia begitu sulit dijangkau oleh tangan2 manusia
Sebab ia begitu berharga/ sebab ia begitu indah dipandang mata
Sebab ia tetap bersinar meski tenggelam dikubangan yg hitam

Menjadi pohonlah yg tinggi menjulang meski itu tak mudah
Sebab ia kan tatap bara mentari yg terus menyala disetiap siangnya
Sebab ia akan meliuk halangi angin yg bertiup kasar
Ia kan terus menjejaki bumi hadapi gemuruh sang petir
Sebab ia hujamkan akar yg kuat menopang
untuk menahan gempita hujan yg coba merubuhkan & senantiasa memberikan bebuahan yg manis & mengenyangkan
Sebab ia kan berikan tempat bernaung bagi burung2 yg singgah didahannya

Lalu berikan tempat berlindung dgn rindang daun2nya

Menjadi pauslah meski itu juga tak mudah
Sebab dgn sedikit kecipaknya ia kan menggentarkan ujung samudra
Sebab besar tubuhnya akan menakutkan musuh yg coba mengganggu
Sebab sikap diamnya akan membuat tenang laut & seisinya

Menjadi melatilah meski tampak tak bermakna
Sebab ia kan tebar harum wewangian tanpa minta balasan
Ia begitu putih seolah tanpa cacat
Sebab ia tak takut hadapi angina & hujan dgn mungil tubuhnya
Ia tak pernah iri melihat mawar yg segar merekah & tak pernah malu pd bunga matahari yg menjulang tinggi
Ia tak pernah dengki & rendah diri
Pada keanggunan anggrek & tulip yg berwarna-warni & tak gentar layu karena pahami hakekat hidupnya

Menjadi elanglah dgn segala kejantanannya meski itu juga tak mudah
Sebab ia harus melayang tinggi menembus birunya langit
Melanglang buana taklukkan medannya
Sebab ia harus melawan angin yg menerpa dari segala penjuru
Ia harus mengangkasa jauh tanpa takut jatuh
Menungkik tajam mencengkram mangsa & kembali kesarang dgn makanan diparuhnya
Bersama kepak sayap yg membentang gagah

Menjadi kupu2lah meski itu juga tak mudah
Sebab ia harus melewati proses2 sulit sebelum dirinya saat ini
Ia lalui semedi panjang tanpa rasa bosan & belajar lebih banyak berdiam
untuk menunggu waktu yg tepat tentang keindahan
sbb ia bersembunyi & menahan diri dari segala yg menyenangkan
Sehingga tiba saat utk keluar & bagikan kebaikan

Kamis, 16 September 2010

Saudaraku... lihatlah bencana demi bencana datang silih berganti
Poraklah lagi negeri ini
Hilang sudah selera orang-orang untuk mengharap kembali
Sementara jiwa-jiwa nelangsa itu sudah sedari lama menanti
Berbaris memanggil manggil

Keluarlah–keluarlah saudaraku
Dari kenyamanan mihrabmu Dari kekhusyuan I’tikafmu
Dari keakraban sahabat–sahabatmu
Keluarlah-keluarlah saudaraku
Dari keheningan Masjid mu
Bawalah roh–roh sajadahmu ke jalan–jalan
Ke pasar–pasar ke majelis dewan yang terhormat
Ke kantor–kantor pemerintahan dan pusat–pusat pengambilan keputusan
Keluarlah–keluarlah saudaraku
Dari nikmat kesendirianmu
Satukanlah hati–hati yang berserakan ini
Kumpulkan kembali tenaga–tenaga yang tersisa
Pimpinlah dengan cahayamu kafilah nurani yang terlatih
Di tengah badai gurun kehidupan

Keluarlah–keluarlah saudaraku
Berdirilah tegap diujung jalan itu
Sebentar lagi sejarah akan lewat
Mencari aktor baru untuk drama kejayaan ini
Kebenaran hakiki untuk sebuah kehidupan yang abadi…
Usai kau bersedih
Jangan kau lelah dan putus asa
Kita bergerak karena Alloh dan RosulNya
Kita berjuang juga karena Alloh dan RosulNya

Onak duri dan lubang–lubang menghampar
Jangan biarkan kisahmu terdampar
Jangan biarkan langkahmu menjadi gentar
Tidakkah kau lihat buih–buih di atas lautan
Atau bintang–bintang dilangit yang tak terbilang
Namun tidak ada yang mampu menyingkap kegelapan
Selain matahari dan rembulan
Begitulah mutiara selalu menjadi mutiara
Walau berada di antara hipokritas yang coba bungkam nurani
Di saksikan sunyi disemangatkan kesedihan
Lalu di hibur dalam janji Sang pemilik waktu dan bumi

Ingatlah ! takkan bersatu debu dari Jihad Fii Sabilillah dengan Asap Neraka Jahannam.

Allohu Akbar wa lillah ilham

Waktu tidak akan tunduk kecuali pada ia yang menantangnya...

Islam Is Not Terrorist


"kami islam dan kami bukan terorist!!!!!!
ALLAHUAKABAR...!!!

Minggu, 29 Agustus 2010

*Beradaptasi dengan lingkungan*


*Beradaptasi dengan lingkungan*
Sekor kutu loncat di ambil oleh professor untuk diteliti pada awalnya kutu itu meloncat setinggi kira-kira satu meter tetapi professor itu memasukan kutu itu kedalam sebuah kardus mie setelah beberapa hari kadus itu dibuka apa yang terjadi? Ternyata,kutu yang tadinya meloncat setingi satu meter sekarang hanya bisa meloncat setinggi ukuran kardus mie karena apa ,karena setiap ia meloncat selalu tertahan oleh kardus mie tersebut jadi kutu itu tidak bisa melompat setinggi satu meter lagi karena dikurung oleh kardus mie.
perubahan yang terjadi pada kutu loncat tersebut bisa juga terjadi pada kita yang asal bergaul jika kita bergaul ditempat yang ahlaknya tidak bagus kitapun akan seperti itu sebaliknya jika kita bergaul ditempat yang mempunyai banyak ilmu dan ahlak yang bagus kita pun pasti bisa seperti itu.maka bergaulah di tempat yang orang-orangnya baik dan berahlak jangan bergaul denganorang-orang yang tidak mempunyai etika.lihat saja perubahan yang terjadi pada kutu loncat tersebut hanya dikurung beberapa harisaja loncatnya langsung bisa berubah dan itu tidak untuk sementara waktu tetapi seumur hidup kutu loncat.danjika ingin berubah seperti semula itu akan menjadi sulit jika kita berbuat buruk kita akan sulit untuk berbuat baik dan jika kita berbuat baik kita akan sulit pula berbuat buruk karena diri kita sudah berbekali dengan akidah ,kalau ada yang berbuat baik tetapi berbuat buruk juga dia namanya orang yang buruk bab selanjutnya adalah pengertian baik dan buruk.
(perubahan yang terjadi beberapahari akan berpangaruh seumur hidup pada diri kita)

***

*Teman mu cermin peribadimu*



Manusia mempunyai kecenderungan untuk berbuat jahat dan baik. Kecenderungan ini sering dididorong keinginan masing-masing peribadi, juga timbul karena pengaruh orang lain. Misalnya pengaruh orang tua, guru dan teman dekat. Ketiganya dapat mempengaruhi tingkah laku dan kebiasaan seseorang. Orang tua, guru, teman selalu mengajarkan kebiasaaan hidup yang baik. Sedangkan teman, kadang paling berpengaruh positif juga negatif. Karena iatu tak salah jika kita menetapkan keriteria tertentu dalam memilih teman dekat.
Rasullulah saw bersabda: “seseorang akan berada dalam sifat temanya. Karena hendaklah salah seorang diantara kamu memperhatikan siapa yang akan ditemaninya,” (HR. At Tirmidzi) Seorang bijak juga pernah berkata: “janganlah engkau bertanya kepada seseorang tentang dirinya, tetapi lihatlah siapa temannya sebab setiap teman akan mengikuti orang yang ditemaninya.” Dari uraian diatas kita dapat melihat betapa besar pengaruh teman dalam kehidupan seseorang. Sadar atau tidak, kebiasaan dan tingkah laku teman akan mempengaruhi kepribadian kita. Misalkan si fulan, setiap hari nongkrong dengan teman yang hobi merokok. Lambat laun dia pun akan menjadi perokok pula. Bahkan sebagian besar pecandu narkotik “belajar” memakai obat terlarang dari teman bergaul. Di sinilah pentingnya selektif dalam memilih teman. Salah pilih fatal akibatnya.
Secara garis besar kepribadian teman dapat dibagi dua. Pertama, tipe teman yang selalu mengajak pada keburukan dan kemaksiatan. Mereka selalu membisikan kesenangan-kesenangan dunia dan memberikan harapan-harapan manis. Mulai dari ajakan mejeng yang tak jelas alasannya, hingga nyobain obat terlarang. Padahal dibalik semua itu terkandung dosa besar yang menjerumuskan kita ke api neraka. Kedua, tipe teman yang selalu mengajak kebaikan. Dia selalu berusaha menjalankan syariat islam dan memelihara hubungan baik dengan keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Memang, tidak tepat kita menutup pergaulan dengan orang-orang yang masih bermaksiat. Sebab justru pada orang-orang seperti itu, dakwah tidak diperlukan. Namun dalam mencari teman dekat, mau tak mau kita harus pilih-pilih. Mudah-mudahan dengan akal dan hati nurani yang jernih, kita dapat menentukan siapa teman terbaik bagi kita. Dalam salah satu hadits Rasulullah saw bersabda :” Sebaik-baiknya teman adalah seseorang yang dapat menunjukan kepadamu (beberapa) amanat shalih.” (HR. Muslim).
Nah, siapakah diantara teman kita yang sesuai dengan hadits di atas? Dan apakah kita sendiri sesuai dengan hadits itu? semoga persahabatan yang kita jalin akan member manfaat dan kebahagiaan dunia akhirat. Amin

***

* Bagaimana seharusnya remaja bergaul? *


* Bagaimana seharusnya remaja bergaul? *

Usia remaja adalah usia emas dalam kehidupan manusia. Di usia ini,organ tubuh manusia berada pada puncaknya. Akal, pikiran, dan tenaga dalam kondisi kuat. Pada usia ini pula, manusia mudah belajar, bekerja dan menyumbangkan karya terbaiknya bagi kenidupan. Tak heran bila sebuah ungkapan menyatakan bahwa remaja adalah modal dan tumpuan harapan umat. Sebab mereka adalah kekayaan umat yang paling berharga.
Sayangnya, saat ini banyak remaja menghabiskan waktunya untuk hura-hura dan seabrek kegiatan yang gak jelas juntrungannya. Hal ini dipengaruhi beberapa factor. Namun yang paling dominan adalah pergaulan.
Pergaulan bisa mempengaruhi perasaan, pikiran dan perilaku seseorang. Jika tak hati-hati bisa terjerumus dalam pergaulan bebas. Karenanya remaja jangan sembarangan bergaul.
Tak kalah penting lagi, remaja harus memperhatikan apakah dia berada dalam lingkungan yang baik atau buruk. Selain itu ia juga harus memikirkan apa yang sebaiknya dilakukan bila berada dalam lingkungan buruk. Rasullullah saw bersabda: “Janganlah menjadi pengekor bagi masyarakat. Jika ia baik, kamu akan baik dan jika ia rusak, maka kamu akan rusak.”
Tidak semua yang ada di hadapan kita boleh di ikuti, meski lagi ngetren dan juga trendy. Sebagai remaja kita harus bisa memilah dan memilih, apa yang mesti ditiru dan apa yang harus di tinggalkan.
Islam mengajarkan pada umatnya untuk menjadi manusia yang berkepribadian kokoh. Dan kepribadian kokoh terbentuk dari iman yang kuat. Jika sudah kuat, remaja akan mampu menyaring setiap informasi yang datang padanya.
Memang harus diakui bahwa remaja menghadapi godaan yang tak ringan. Ada kontradiksi yang sangat kuat antara aturan islam yang harus di patuhi dan kenyataan yang ditemui sehari-hari. Mulai dari beredarnya majalah porno, minuman keras, pergaulan bebas, tawuran hingga obat-obatan terlarang. Semua barang-barang itu bersleweran di sekitar kita tanpa terkendali. Bahkan terkadang dibungkus dengan rayuan gombal yang super canggih hingga remaja terjerat tanpa disadarinya. Karena itu, perjuangan remaja islam untuk tetap istiqomah bukan hal yang mudah. Tak heran bila untuk sema itu, Allah memberikan ganjaran luar biasa. Di antaranya adalah janji Allah bahwa salah satu dari tujuh golongan yang akan dapat naungan di padang masyhar adalh pemuda yang menghabiskan waktunya di masjid, beribadah kepada Allah SWT.
Yang perlu di ingat, semua pahala dan naungan Allah SWT tak mungkin datang Cuma-Cuma. Semua itu harus dilalui melalui perjuangan yang tidak gampang. Karenanya, remaja memerlukan banyak sekali, berupa ilmu dan iman yang kokoh. Caranya? Remaja harus mencari ilmu sebanyak-banyaknya dan selalu mengiringi setiap langkah hidupnya dengan doa, memohon petunjuk dan perlindungan kepada Allah SWT.
***

* Lingkungan baru, bagaimana menghadapinya *


* Lingkungan baru, bagaimana menghadapinya *

“selamat datang di….”begitulah sambutan sepanduk yang tertampang didepan mata saat memasuku gerbang sekolah baru. Dan untuk dapat memper oleh kata selamat selanjut nya,siswa baru harus dapat mengerahkan kekuatan fisik dan mental agar dalam dapan menghadapi pelncoan ,entah dari senior atau daripihak pihak yang sengaja “iseng “.pada saat inilah siswa akan menghadapi”masalah masalah baru “secara naruli,kalau kita ada di sebuh lingkungan baru ,baik sekolah rumah ,DLL.kita akan merasa canggung dan merassa asing .tentunya .perrasaan itu sedikit akan mengganggu perasan kita dan konsen terasi belajar kita.kecuali kalau kita punya urat malu yang kuat otot besi tulang kawat(he..he..he).perassaan semacam itu deh sebenar nya wajar .tapiu kalau di biar kan berlarut larutdikawatirkan pada akhirnya akan menimbulkan rasa minder alias kurang percaya diri(PeDE)gitudeh. Apalagi bila tidak ada satu orang pun yang kita kenal .bagai manbakita harus menghadapin ya ?berikut ini ada beberapalangkah ytangf insiya allah bisa membantu kita :
01.PERTAMA,TAMPILKAN pEdE kam uperasaan EDE”inilah yang akan membantu kamu m enurut pisikolog ,sangat penting dan memiliki peran pen ti dalam menguasai hal penting eh salah hal baru . kita juga harus kereatif agar lebih mudah berkembang dengan meminimalkan hambatan yang mungkin saja bisa datang .”yangmesti diingggat “jangan menyerah sebelum bertanding!!”.
02 Kedua ,yakin bahwa kita bisa adsakalanya,merasa”merasa kesepian ditengah keramaian.”tapi jangan takut,perasan itu wajarsaja.perasan ini biasanya makinkuat pada saat akan di adakan diskui permainan,atau apa pun yangmau tidak mau akan melibatkan kita didalamnya .perasan”kecut”karenatidak ad teman bertanya ataupun berbagi lebih memperkeruh suasana dan menurunkan PEDE kita.sifat sifat seperti ini lebih bai di buang jauh jauh,minimal dikurangi.prcaylah kita bosa melakukan ya,
03ketiga,murh senyum .murah senyum bukan berarti “ngobral” atau genit loh senyumitu ibadah .tapi tentunya seyum dengan penuh ketulusan bukan dengan senyum yang penuh ke pura puraan atau punya niat tertentu .snyumyang tulus akan lebih membuat oranglain merasa dihargai dan jiga menghargai kamu.
04ke empat,ramah tamah dengan lingkungan .orangyang ramah itu banyak temanya .jadi kita harus membuang jauh jauh sifat ananaiah kita (egois) dan sombong . (cara mengubah seorang teman adalah dengan mengubah diri sendiri) 0ke lima, jangan malu brtanya malu bertanya sesat dijalan .”pepatah ini b anyak benarnyaloh.kita perlu bertanya(aktif lebih dulu) tentang teman teman barumu misalnya ,siapanamanya ,dimana rumah nya ,berapa nomer telponya ,apa hobinya ……bla bla bla ;pokoknya segalahal agar dapat membuat segla aktifitas mu loncer . 06ke enam, patuhi peraturan yang berlaku dimanapun kita ada ,berusahalah sewdapat mungkin”BE A GOOD ONE.yakinlah ,bahwa banyak orang yang bakal menyayangi kita dan menghormati kita.
***

* Pergaulan dalam islam *


* Pergaulan dalam islam *

Gaul dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) artinya adalah berteman dengan akrab .ebagai makhluk social, manusia tidak mungkin hidup sendiri . mereka membutukahn orang atau makhluk hidup lainya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kebutuhgan manusis bermacam macam.ada yang bersifat fisik seperti maknan minuman dll dan adpula yang non fisik seperti rasa aman kasih sayang,dan ketenangan dan lainya . untuk memenuhi berbagai kebutuhan Itu, manusia membutuh kan teman yang tentu sa ja di peroleh nya melalui pergaulan.
Masalah nya,teman seperti apa yang benar benar baik sehingga pe rgaulan yangb t erjalin sehat .,dinamis dan islami Elizabeth b.hurlock,penuls dan pen asehat barat dalam bukunya yangf berjudul pisikoloigi perkembangan (development psychology)edisi kelima membagi teman menjadi tiuga golongan. Pertama rekan ,yakin orang yang jadi teman kita karena dia berada dalam lingkungan yang sama dengan kita .kedua teman dermain ,yaitu individu yang terlibat dalam baik ,yaitu indi vidu yang ter libat dalam kegiatan menyenangkan bersama kita .ketiga,teman bail,yaitu temanyang dapat kita ajak ber tukar pikiran ,saling percaya dan saling member I .kelompok terakhir iniyan g dalam istilah gaul adalah sohib alias teman dekat .
Sayangnya pergolongan diatas tidak menerangkan dan menyer takan batasan batas khusus ,tentang siapa dan kelompok apa yang pantas menjadi teman gaul kita .artinya ,siapapun dapat dan bisa siapapun bisa dan pantas menjadi teman dekat kita .hal ini sangat b erbeda dengan hgal yang yer tulis dalam AL-Quran .al Quran dengan tegas mengatur pedoman dan rambu rambu orang yng tidak boleh alias ter lara ng dijadikan teman. Allah Swt.berfirman dalm surat nya; Sesungguhnya allah hanya melarang kamu berkawan dengan orang orang yang memerangi kamu karena agama ban mengusir kamu dari negeri kamu dan membantu(orang lain)untuk mengusirmu .da barang siapa menjadikan mereka sebagai kawan ,mak mereka itu ter masuk orang orag yan g zalim.”(QS;06:9)
Ayat diats menujukanb etapa besar perhatian allah swt pada kehidupan social umatnya.halini untuk menunjukan bahwa umat isalm harus waspaspada.sebab syetan sering men gunakan pesahabata untuk menghancurkan akidah dan keimanan umat islam .karenanya,salam berhubungan dengan orang lain dikenal dua istilah .yaitu sahabat sejati dan musuh sejati .sahabat sejati adalah orang yang selalu mengajak kepada kita untuk mengerjakan yang makruf dan yang meninggalkan yang mungkar .biasanya musuh sejati menngajak kita untuk bertindak dan mengerjakan kepada kemungkarn.musuh sejati tidak selalu menjadi lawan di medan perang .bahkan musuhg sejati bisa ada di sekitar kehidupan kita.makan bareng kita ,ngobrol dan main bersama kita san bisa tahu lebih banyak tentang diri kita yang membuat diri kita sakit dan kecewa adalah sahabat sejati kita mengecewakan kita

***

Sabtu, 14 Agustus 2010

sejarah camp!


Sejarah Camp
Dimulai ketika malam ganjil pada bulan Ramadhan tepatnya tanggal 27 Ramadhan dalam rangka menyambut malam lailatul qadar, ketika diperjalanan menuju Yayasan Missi Islam Kaaffah yang terletak di Jakarta Utara, kami berbincang-bincang tentang kemajuan umat islam atau ta’lim untuk anak-anak remaja karena remaja adalah tombak perjuangan dan generasi penerus umat ini, kemudian adanya pemikiran tentang pelatihan keagamaan untuk anak-anak remaja dan program-program yang ingin dilaksanakan untuk memajukan kemajuan umat islam.
Dengan dilandasi kesadaran tentang pertama keikhlasan dan keistiqomahan merupakan modal utama keberhasilan menyeru kepada kebaikan ( da’wah ilal khair ) kedua mengingat perintah Allah dalam surat Ali Imran ayat 106 Al Jum’ah ayat 14 ketiga Al Hadits tentang mengajak kebaikan, keempat berpegang pada Aqidah Ahlu Sunnah Wal Jama’ah serta memelusuri kalbu tawadu’ ( Imam Syafi’I, Imam Hanafi, Imam Maliki,dan Imam Hambali ).
Camp adalah keorganisasian gerakan pembentuk remaja yang islami yang bergerak dan berjuang untuk menjujung tinggi ajaran islam di sekitar masyarakat. Usaha menegakkan dan menjujunjung tinggi ajaran islam merupakan usaha yang harus dan terus menerus dilaksanakan sampai benar-benar terbentuk Islam yang Kaaffah. Untuk usaha tersebut kami membutuhkan penerus perjuangan, dari sinilah awal mulanya Camp terbentuk.
Camp akan terus berusaha ikhlas menjalani menegakkan kalimattulloh di muka bumi, kalimat yang beratnya tidak dapat menandingi bahkan seluruh isi langit dan bumi tidak bisa menginmbangi dan jika kalian peduli, kalian akan berpegang teguh sampai mati dan jika kalian berlindung dari pada-Nya, kita akan dilindungi dari segala bencana, subhananallah dua kalimat yang sangat besar mengandung banyak manfaat Laillahaillahmuhammadarasullulloh.
Camp haruslah betul-betul memahami dan menghayati islam secara menyeluruh agar camp tidak terjerumus dalam jurang kekafiran. Oleh sebab itu Camp berusaha mengenal, memahami dan menghayati islam, itu merupakan suatu keharusan yang wajib dipahami oleh setiap remaja muslim. Motto Camp adalah feel, think, and action.
Camp meneggakkan ajaran tauhid bertuhan satu, Laillahaillah tiada sekutu, maka dari itu pada hari ini, pada detik ini kami berjanji, tidak akan pernah berhenti meneruskan perjuangan Nabi Muhammad Saw sampai mati halangan dan rintangan takkan berarti, tekad kami sudah pasti, kan terus berada dijalan ilallahirobbi.
by-: F F

Kamis, 05 Agustus 2010


yang satu ini, karna banyak pria yang naksir dengan BELIAU, makanya jadi sedikit mudah GE-ER. tapi semangatnya yang hebat itu yang membuat kami belajar darinya. NAMENYE....... "NOER"

teman


nah..... ini namanya Asri, walau kadang cuex tapi tetap peduli sahabat.!!!!

Selasa, 03 Agustus 2010

tipe orang sampah................bicaranya selalu ingin didengarkan, omong besar nyali kecil, beramal tapi ingin dilihat orang, selalu memuji diri sendiri, tak pernah merasa bersalah, saran selalu ingin di terima, selalu ingin jadi pemimpin, tidak menghargai orang lain, selalu rindu pujian.....dan...banyak deh.!!!....hai teman2 jgn pernah ceritakan masalah kita pada orang sampah kaya gini, karna dia akan membeberkannya dan masalah akan menjadi besar."by camp"

Minggu, 27 Juni 2010

ketegaran

“ masa kecil kami penuh dengan genagan darah dan air mata ,
Dimana keluarga kami entah dimana keberadaanya,….
Kami berjuang hanya untuk satu kata laialahaillaulah tiada tuhan kecuali allah.

Kami tidak takut walau pun harus terlindas tank atau terkena montir , sayahid bagi kami adalah I mpian tertinggi ya allah, semoga ini menjadi bagian amal bagi kami untuk menuju surge mu yang agung .
Allahuakbar!! “



***
“ detikmu telah berhenti, harimu tida lagi, kau ajarkan kami arti bagaimana mencintai sesungguhnya …
Guruku, kini … kau tinggalkan kami menuju keabadian ku kaningat semua wecangan yang mulia darimu maaf kami meski terlambat. Engkau yang pemaaf dan sabar akan kami. Kau juga yang tak jemu untuk selau melatih kami di saat kami tejatuh. Kau guruku kau …..“
***

Jumat, 21 Mei 2010


Agar tidak lagi merokok
1. Ingat kalau merokok itu salah satu hal yang tidak di sukai oleh allah , karena rokok itu buang buang uang “buktinya rokok kan di beli pake duit sedangkan rook di bakar berarti kita bakar duit dong” uang di bakar mendingan buat hal-hal yang berguna “seperti bersedekah dan masih banyak lagi yang lainya yang lebih bermanfaat dari pada duit untuk beli rokok yang di bakar “
Buang buang uang adalah kemubaziran ,”kemubaziran adalah perbuatan setan , emangnya kita mau jadi temenya setan jika kita berbuat hal yang di perbuat dan di sukai oleh setan, mau tau dalilnya”:

2. Tanamkanlah tekad dalam hati bahwa mulai sekarang saya tidak akan merokok lagi. Bohong! Saja kalau ada yang bilang berhenti merokok caranya mengurangi porsi rokok harian. Yang benar adalah putuskan berhenti sekarang, atau kebiasaan merokok itu tidak akna pernah hilang atau tidak akan berhenti.
3. Pilih lingkungan atau teman-teman yang bia membuat kamu berhenti merokok. Karena rasulullah saw. Mengajarkan bahwa seseorang yang bergaul dengan teman yang baik pasti ia akan ikut baik dan bila seseorang yang bergaul dengan teman yang buruk maka tabiat dan sifatnya pun akan buruk.
Maka hati-hatilah dalam bergaul, pilih yang baik buang yang buruk.
4. Cari kesibukan yang positif dan bermanfaat saat datang keinginan untuk merokok lagi pokoknya jangan sampai keinginan itu merajalela dalam hati kamu.
5. Merokok dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Bagi diri sendiri: impotensi, kemandulan, bronchitis, kronis, gangguan jantung, dan berbagai macam penyakit kanker dari mulai penyakit kanker – payudara hingga kanker otak. “(orang bego ! namanya yang mau mempunyai penyakit ini) kan tolol orang udah ada tulisannya didepan bungkus dan ada pemberitahuannya di rokok tapi kenapa masih aja di isep, tolol apa ada dongo. (bingung ana)? Gak abis piker nih orang yang ngerokok.
Bagi orang lain: bagi orang lain jangan sering-sering bergaul dengan orang yang suka merokok karena asap rokok jika dihirup oleh orang yang tidak merokok akan menyebabkan penyakit asma dan menjadi seorang perokok pasif. Kerugian juga terjadi pada bumi kita jika banyak polusi berarti bumi ini kotor.
6. Cara terakhir adalah jika kamu ingin merokok janganlah menghisap rokok melainkan pergilah kewarung terdekat keluarkanlah uang kurang lebih 500 rupiah belilah permen dan hisaplah permen itu. byangkan saja permen itu sebagi rokok dan bayangkan kamu sedang merokok…padahal kamu sedang mengisap permen…?!!
Dan untuk pemerintah buatlah undang-undang yang tegas tentang rokok dan melarang semua bentuk iklan rokok. Untuk pengusaha, rokok jangan hanya mendamba untung yang besar lalu mengorbankan masa depan anak bangsa, itu adalah tindakan yang tidak bermoral dan tidak berprikemanusiawian.

-SEKIAN-
***


By: *Muhamad abdu al Gifari
*Muhamad abdu al Faiz

Sabtu, 24 April 2010

pemenang vs pecundang


pemenang selalu jadi bagian dari jawaban;
pecundang selalu jadi bagian dari masalah.
pemenang selalu punya program;
pecundang selalu punya kambing hitam.
pemenang selalu berkata, “Biarkan saya yang mengerjakannya untuk Anda”;
pecundang selalu berkata, “Itu bukan pekerjaan saya”;
Pemenang selalu melihat jawab dalam setiap masalah;
pecundang selalu melihat masalah dalam setiap jawaban.
Pemenang selalu berkata, “itu memang sulit, tapi kemungkinan bisa”;
Pecundang selalu berkata, “Itu mungkin bisa, tapi terlalu sulit”.
Saat pemenang melakukan kesalahan, dia berkata, “saya salah”;
saat pecundang melakukan kesalahan, dia berkata, “itu bukan salah saya”.
Pemenang membuat komitmen-komitmen;
Pecundang membuat janji-janji.
Pemenang mempunyai impian-impian;
Pecundang punya tipu muslihat.
Pemenang berkata, “Saya harus melakukan sesuatu”;
Pecundang berkata, “Harus ada yang dilakukan”.
Pemenang adalah bagian dari sebuah tim;
Pecundang melepaskan diri dari tim.
Pemenang melihat keuntungan;
Pecundang melihat kesusahan.
Pemenang melihat kemungkinan-kemungkinan;
Pecundang melihat permasalahan.
Pemenang percaya pada menang-menang (win-win);
Pecundang percaya, mereka yang harus menang dan orang lain harus kalah.
Pemenang melihat potensi;
Pecundang melihat yang sudah lewat.
Pemenang seperti thermostat;
Pecundang seperti thermometer.
Pemenang memilih apa yang mereka katakan;
Pecundang mengatakan apa yang mereka pilih.
Pemenang menggunakan argumentasi keras dengan kata2 yang lembut;
Pecundang menggunakan argumentasi lunak dengan kata2 yang keras.
Pemenang selalu berpegang teguh pada nilai2 tapi bersedia berkompromi pada hal2 remeh;
Pecundang berkeras pada hal2 remeh tapi mengkompromikan nilai2.
Pemenang menganut filosofi empati, “Jangan berbuat pada orang lain apa yang Anda tidak ingin orang lain perbuat pada Anda”;
Pecundang menganut filosofi, “Lakukan pada orang lain sebelum mereka melakukannya pada Anda”.
Pemenang membuat sesuatu terjadi;
Pecundang membiarkan sesuatu terjadi.
Para Pemenang selalu berencana dan mempersiapkan diri, lalu memulai tindakan untuk menang…
Para pecundang hanya berencana dan berharap ia akan menang …

Minggu, 18 April 2010

selamat atas terbentuknya camp 002 !!


atas nama camp 001 kami mengucapkan selamat atas terbentuknya camp 002 mudah mudahan dengan terbentuknya camp 002 dapat menambah tali silahturahmi diantara kita dan untuk camp 002 kami mohon kerja samanya

camp 002 jangan putus ditengah perjuangan dakwah kita tetaplah semangat dan berhentilah mengelu,,dan jika ada cobaan yang menimpa bersabarlah karena tidak ada cobaan diluar kemampuan para hambanya karena sabar terhadap oranglain adalah kasih sayang, sabar terhadap diri sendiri adalah harapan,sabar terhadap orang yang kita cintai adalah ibadah dan sabar terhadap allah adalah takwa,,,bersabarlah kawan....jangan putus asa dan jangan menyerah.
ingat kata allah "sesungguhnya allah telah membeli dari orang beriman diri mereka dengan surganya..."
jika perlu bantuan insya allah camp 001 siap membantu walau hanya dengan doa hehehehe......
tingkatkanlah solodaritas diantara kita jangan sampai kita pecah demi terciptanya kerharmonisan keluarga(seiman) diantara kita tetaplah berjuang hingga titik darah penghabisan hingga akhir hayat hingga mati!! ALLAHUAKBAR!!!!

foto lanjutan camp


inilah ustad bani yang begitu seeeemangat and berani,, ga seperti abangnya si ustad muiz,, masih suka kabur kalo disuruh maju,,"lariiiiiiiiiiiii"

Rabu, 10 Maret 2010


dia yang berbeda dr mujahid lainnya.. "guru kami"

insya Allah foto ini menjadi inspirasi masa depan yang membakar gejolak parjuangan...

My family