wolcome

thame

Bosen Sama Backgroundnya?
Ganti Aja!

Senin, 20 Juni 2011

80. at tawwaab (Maha Penerima Taubat)



-Antara Tawa dan Menangis-

Umar bi Khatab adalah salah satu sahabat utama Rasulullah. Umar memiliki kebiasaan aneh. Ia sering tertawa dan menangis sendiri.
Umar akan tertawa bila ia mengingat dosa-dosanya dulu. Sebelum masuk islam, Umar suka menyembah berhala yang terbuat dari batu atau roti. Ia menyembah patung yang tidak berbuat apa-apa. Bodoh sekali.
Dan Umar akan menangis bila ia teringat dosanya dulu sebelum masuk islam. Ia pernah mengubur hidup-hidup anak perempuannya. Betapa teganya. Ia sudah membunuh anaknya sendiri.
Bila mengingat kedua hal itu, Umar segera memohon ampun pada Allah atas dosanya pada massa lalu. Umar benar-benar bertaubat. Ia menyesali perbuatan buruknya pada massa sebelum ia masuk islam.
Allah menerima tobat hamba-Nya ketika ia bertobat dan menyesali perbuatan buruknya. Sehingga allah memiliki nama At Tawwaab yaitu Maha Penerima Tobat.
“Kecuali mereka yang telah tobat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itu Aku menerima tobatnya dan Akulah Yang Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.” (Q.S. Al Baqarah:160)

79. al barr (Sumber Segala Kebaikan)



-Empat Puluh Tahun Terkurung di Padang Tih-

Allah menyuruh Nabi Musa dan kaumnya, Bani Israel, hijrah dari mesir ke Baitul Maqdis. Namun, ditengah perjalanan, kaumnya ingkar kepada Allah.
Kemudian Allah menurunkan hukuman kepada mereka. Selama empat puluh tahun Allah mengurung mereka di padang Tih. Selama itu, mereka hanya berputar-putar di sana. Tak tahu jalan pulang.
Namun, meskipun mereka ingkar, allah tetap member karunia kepada mereka. Selama empat puluh tahun Allah melindungi mereka dengan awan sehingga mereka tidak kepanasan. Dan Allah juga menurunkan makan yang bernama Manna dan Salwa.
Allah bersabar terhadap par hamba-Nya dam seluruh makhluk ciptaan-Nya. Serta berbuat baik kepad semua hambanya. Sehingga allah memiliki nama Al Barr yaitu Sumber Segala Kebaikan.
“Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dialah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha penyayang.” (QS. At Thur:28)

78.al muta’alii (Maha Tinggi)



-Melihat Wujud Allah-


Kaum Nabi Musa as, Bani Israel, terkenal keras kepala. Mereka menentang Nabi Musa as. Untuk memperlihatkan wujud Allah Swt kepada mereka.
Nabi Musa as kemudian menyuruh mereka kearah gunung. Nabi Musa as berdo’a meminta pertolongan kepada Allah Swt.
Alah yang Maha Tinggi segera memperingatkan kaum Nabi Musa as. Tiba-tiba datang halilintar menyambar mereka. Saking kagetnya mereka semua jatuh pingsan.
Mereka sama sekali tidak sanggup melihat wujud Allah Swt. Ketika Allah Swt mendatangkan halilintar saja, mereka sudah pingsan. Apalagi kalau mereka benar-benar melihat wujud Allah Swt yang sesungguhnya.
Allah lebih tinggi dari segala pikiran yang dicetus oleh seorang hamba. Allah lebih tinggi dari setiap perbuatan makhluk-Nya. Sehingga Allah memiliki nama Al muta’alii yaitu Maha Tinggi.
“Yang mengetahui semua yang ghaib dan yang tampak yang Maha Besar lagi Maha Tinggi.” (Q.S. Ar Rad:9)

77. al awaalii (mah memerintah)



-Makhluk Ghaib tak berjenis kelamin-

Para malaikat memiliki banyak keistimewaan. Mereka diciptakan dari cahaya. Bukan laki-laki dan bukan perempuan. Mereka sangat patuh. Tak pernah melanggar perintah allah Swt. Mereka makhluk mulia. Tidak memiliki hawa nafsu. Sifat dan perbuatannya jauh dari dosa dan salah. Selalu bertasbih memuji allah Swt. Bersalawat pada nabi-nabi. Membantu meneguhkan keimanan dan meminta ampunan untuk orang-orang beriman.
Allah yang menciptakan dan menguasai semua malaikat. Allah member perintah dan tugas tertentu pada mereka. Diantaranya, ada malaikat yang bertugas mencatat amal baik dan amal buruk. Ada malaikat pencabut nyawa. Ada malikat penjaga syurga dan neraka.
Allah yang menguasai, mengatur dan memimpin segala sesuatu yang terjadi di alam ini. Sehingga allah memiliki nama Al Awaalii yaitu Maha Memerintah.
“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka, dan dibelakangnya, mereka menjaga atas perintah Allah.” (Q.S. Ar Rad:11)

76. al baathin (maha tersembunyi)



-Makhluk yang Tersembunyi-

Apakah kamu pernah melihat malaikat atau jin? Pasti belum pernah kan? Selain menciptakan alam dan makhluk yang nyata, Allah juga menciptakan alam dan makhluk ghaib. Setiap umat islam wajib mempercayai adanya alam dan makhuk ghaib itu.
Diantar makhluk ghaib itu adalah jin. Kita tidak bisa melihat jin. Namun jin benar-benar ada. Allah menciptakan jin lebih dulu dibandingkan manusia. Jin memiliki ilmua pengetahuan luas. Jumlahnya lebih banyak dari manusia. Jin juga berumur lebih panjang dibandingkan manusia. Jin ada yang beriman dan ada yang ingkar pada Allah. Jin diciptakan Allah dari api. Iblis dan syaitan adalah golongan jin yang ingkar pada allah. Jin bisa hidup dimana-mana. Di udara, di air, dan dibawah permukaan bumi.
Allah mengetahui semuanya, baim yang nyata maupun yang tidak nyata. Sehingga allah memiliki nama Al Bathiin yaitu Maha Tersembunyi.
“Dialah yang awal dan yang akhrir yang lahir dan yang batin, dan dia maha mengetahui
segala sesuatu.” (Q.S. Al Hadid: 3)

75. azh zhaahir (maha nyata)



-Si Lidah Panjang-

Allah menciptakan lidah bunglon sangat panjang. Lidah bunglon jika terjulur keluar bisa mencapai 1.5 kali panjang tubuhnya.
Hup! Bunglon memangsa serangga dengan lidahnya. Ia menangkap mangsanya dengan menjulurkan lidahnya saat jarak sang mangsa cukup dekat.
Lidah bunglon terlipat didalam mulut seperti alat music akordeon. Ujung lidahnya dilapisi cairan kental seperti ledir lengket. Di tebgah lidahnya terdapat tulang rawan berujung lancip.
Kekuasaan Allah tampak, hikmah-hikmahnya nyat, dan bukti-bukti-Nya jelas. Sehingga Allah memiliki nama Azh Zhaahir yaitu Maha Nyata.
“(Dia adalah tuhan) yang mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperhatikan kepada seseorang pun tentang yang ghaib itu.”
(Q.S. Al Jin:26)

74. Al Akhir (Maha Akhir)



-Ketika Matahari Digulung-

Sesuatau yang mengalami permulaan pasti akan berakhir. Pada hari kiamat nanti, bumi akan berguncang sangat hebat. Gunung-gunung dihancurluluhkan menjadi debu yang beterbangan. Matahari digulung. Bintang-bintang berjatuhan. Lautan dan sungai meluap membanjiri bumi. Langit lenyap. Tidak ada sesuatu pun makhluk hidup yang selamat. Manusia, tumbuhan, binatang, syaitan, jin, dan malaikat mati binasa.
Pada hari kiamat nanti, hanya Allah Swt. Satu-satunya zat yang tetap hidupo selama-lamanya. Allah Yang Maha Penghabisan namun tidak akan pernah mengalami kerusakan, berakhir, mati, atau binasa. Allah Swt yang satu-satunya zat yang tidak ada permulaan dan tidak akan ada akhir.
Tidak ada sesuatu pun yang mangakhiri wujudnya dan Allah senantiasa abadi sehingga Allah memiliki nama Al Akhir yaitu Maha Akhir.
“Dialah yang awal dan yang akhrir yang lahir dan yang batin, dan dia maha mengetahui segala sesuatu.” (Q.S. Al Hadid: 3)

73. Al Awwal (Maha Awal)



-Tercipta dari Tulang Rusuk-

Nabi Adam adalah manusia pertama yang diciptakan Allah. Allah menciptakan Nabi Adam setelah Allah menciptakan Maliakat,iblis, bumi, gunung, bulan, matahari, dan lain-lain.
Sedangkan Siti Hawa, istri Nabi Adam, diciptakan Allah dari tulang rusuk sebelah kiri Nabi Adam. Allah membekali Nabi Adam dengan akal dan pikiran. Nabi Adam bertugasmemelihara, memanfaatkan, dan memakkurkan bumi beserta seluruh isinya.
Tidak ada sesuatupun yang member permulaan pada wujud-Nya. Semua mekhluk dan alam semesta diciptakan Allah dari ketiadaan. Dan akan kembali dengan ketiadaan lagi. Sehingga Allah memiliki nama Al Awwal yaitu Maha Awal.
“Dialah yang Awal dan Akhir, yang lahir dan yang batin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Q.S. Al Hadid:3)

72. Al Muakhir (Maha Menunda)



-Kehancuran Alam Semesta-

Semua yang diciptakan Allah akan berakhir dan mengalami kehancuran padahari kiamat nanti. Allah yang mengakhiri semuanya. Gunung-gunung berterbangan bagaikan kapas. Air lautan tumpah menenggelamkan bumi. Manusia berlarian kesana-kemari. Namun, tidak ada seorangpun yang akan selamat.
Allah menyuruh Malaikat Isrofil meniup terompet pertama. Sebagai tanda dimulainya proses kehancuran dan kematian seluruh alam semesta dan makhluk yang ada di bumi dan di langit.
Tidak ada seorangpun makhluk yang mengetahui secara pasti kapan kiama t akan tiba. Namun, sebelum kiamat tiba, Allah akan memberikan tanda-tandanya. Seperti terjadi banyak kemungkaran dan kerusakan di bumi. Sehingga orang ingkar lebih banyak dibandingkan orang beriman.
Hanya Allah yang memulai dan mengakhiri segala sesuatu. Sehingga Allah memiliki nama Al Muakhir yaitu Maha Mengakhiri.
“Dan kami tidaklah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu.” (Q.S. Hud:104)

71. Al Muqoddim (Maha Mempercepat)



-Perjalanan ke Langit ke Tujuh-

Nabi Muhammad mengalami peristiwa yang sangat luar biasa hebatnya, yaitu peristima Isra Mi’raj. Isra artinya berjalan dimalam hari dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Palestina. Mi’raj berarti diangkat kelangit yang berlapis-lapis.
Pada malam itu, Nabi Muhammad memiliki Bauraq yang dapat berlari cepat seperti kilat. Bersama malaikat Jibril, Nabi Muhammad melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Kemudian terbang kelangit ke tujuh bertemu dengan Allah.
Isra Mi’raj ini terjadi hanya dalam satu malam. Di langit, Nabi Muhammad bisa melihat tanda-tanda kebesaran Allah. Dan mendapat perintah sholat wajib limawaktu dari Allah.
Allah bisa mempercepat dan mendahului segalasesuatu. Sehingga Allah memiliki nama Al Muqoddim yaitu Maha Mempercepat.
“Supaya Allah member ampin kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kejalan yang lurus.” (Q.S. Al Fath:2)

70. al Muqtadir (Maha Berkuasa)



-Jatuhnya Permadani Nabi Sulaiman-


Suatu ketika ketika Nabi Sulaiman memimpin pasukannya. Ia mengendaria permadani terbang yang ditumpangi 12.000 tentara. Nabi Sulaiman begitu bangga dengan kekuasaan dan kekuatan tentara yang dimilikinya.
Namun ditengah jala, tiba-tiba permadani itu miring. Dan semua pasukan jatuh binasa. Nabi Sulaiman sadar bahwa kejadian itu atsaseizin Allah untuk memperingatkannya.
Nabi Sulaiman sudah berdosa karena membanggakan kekuatan dan kekuasaan dirinya. Ia segera bersyujud dan memohon ampun kepada Allah.
Allah lebih berkuasa dibandingkan dengan siapapun. Sehingga Allah memiliki nama Al Muqtadir yaitu Maha Berkuasa.
“Mereka mendustakan mukjizat-mukjizat kami semuanya, lalu kami azab atas mereka sebagai azab dari yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa.”
(Q.S. Al Qamar:42)

69. al qoodir (Maha Mampu)



-Perkawinan Sesama Jenis-

Nabi Luth as diutus Allah Swt untuk membimbing kaum Sodom dan amurah yang ingkar. Meraka gemar melakukankerusakan dan melakukan perkawinan sesame jenis. Laki-laki kawin dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan meski sudah berkali-kali diingatkan Nabi Luth as, mereka tetap ingkar kepada Allah Swt.
Maka, allah segera menimpakan bencana pada mereka. Di pagi hari, ketika mereka masih tidur nyenyak, Bumi tiba-tiba berguncang. Bukit-bukit dan batu-batu berjatuhan menimpa pendudk Sodom. Rumah-rumah hancur berantakan. Dalam sekejap, kaum Nabi Luthas yang ingkar itu musnah binasa.
Allah mampu melakukan apa saja yang di kehendaki-Nya dan mampu mewujudkan segala sesuatu. Sehingga allah memiliki nama Al Qoodir yaitu Maha Mampu.
“Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepada kalian, dari atas atau dari bawah kaki kalian atau dia mencampurkan kalian dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan ( merasakan kepada sebagian) kalian keganasan sebagian yang lain.” (Q.S. Al An’am:65)

68. ash shamad (Maha Dibutuhkan)



-Rasul dan Keluarganya Dikucilkan-

Selama tiga tahun Rasulullah dan keluarganya dikucilkan di sebuah kampong di Mekkah. Kaum kafir Quraisy membuat surat perjanjian yang ditempelkan di dinding Ka’bah. Surat perjanjian itu berisi beberapa larangan. Di antaranya penduduk Mekkah dilarang melakukan kegiatan jual beli, membantu, dan bergaul dengan Rasul dan keluarganya.
Selama dikucilkan, Rasul dan keluarganya menderita kelapara. Kemudian Rasul berdoa meminta pertolongan kepada Allah. Beberapa orang Quraisy tidak tega melihat penderitaan Rasul dan keluarganya.lalu meraka merobek surat perjanjian di dinding Ka’bah itu. Sehingga akhirnya rasul dan keluarganya terbebas dari pengucilan.
Allah tempat seorang seorang hamba meminta ketika membutuhkan sesuatu atua mengadukan persoalannya. Semntara Allah tidak membutuhkan apapun. Sehingga Allah memiliki nama Ash shamad yaitu Maha Dibutuhkan.
“Katakanlah, Dia Allah, yang mha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan dia.” (Q.S. Al Ikhlas: 1-4)

67. al ahad (Maha Esa)



-Tidak ada yang Setara-

Setiap makhluk yang ada di alam semesta senantiasa berpasangan dan tidak bias hidup sendiri. Manusia adalah makhluk social. Kita memiliki ayah, ibu, kakek, dan nenek. Dan diantara kita juga ada yang memiliki kakak, adik, saudara, paman, bibi, dan teman-teman.
Tidak demikian dengan Allah. Allah dzat yang mha tunggal. Tidak ada yang setara dengan allah. Allah tidak memiliki pasangan siapapun. Allah tidak memiliki anak atau istri.
Dialah yang satu. Tidak memiliki bagian-bagian. Sehingga allah memiliki nama Al ahaduu yaitu Maha Esa.
“Katakanlah, Dia Allah, yang mha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan dia.” (Q.S. Al Ikhlas: 1-4)

66.al waahid (Maha Tunggal)



-Tunggal dalam Segala Hal-

Dalam menciptakan alam semesta dan makhluk Allah tidak dibantu oleh siapapun. Allah menciptakan semuanya sendiri. Allah tunggal dalam segala hal, perbuatan, sifat, kepribadian, dan rupa. Tidak ada makhluk yang menyuruh dan melarang Allah.
Berbeda dengan manusia. Untuk memenuhi kebutuhan makanan saja, kita tidak bias sendiri. Kita perlu bantuan orang lain. Beras berasal dari petani. Daging dan telur berasal dari peternak. Ikan dari nelayan. Sayuran berasal dari petani sayur.
Allah tunggal dalam perbuatan dan nama-Nya. Tidak memiliki sekutu dan tidak ada yang menyamainya. Sehingga Allah memiliki nama Al Waahid. Yaitu Maha Tunggal.
“Dan Tuhanmulah adalah tuhan yang Maha Tungal, tidak ada tuhan (yang berhak disembah ) melainkan Dia, yang Maha Pemurah lagi Maha penyayang.” ( Q.S. Al Baqaarah:163)

65. al maajid (Maha Mulia)



-Dikurung Dalam Benteng Besi-

Allah yang memiliki kemuliaan memberikan kemuliaan kepada raja Dzul Qarnain atau Iskandar Agung. Raja Dzul Qarnain memiliki kekuasaan yang sangat luasdi bumi. Dia menaklukkan banyak wilayah dan menyuruh penduduknya untuk beriman hanya kepada Allah Swt semata.
Kemudian dia menemukan kaum yang suka membuat kerusakan bernama Ya’juj dan Ma’juj. Mereka tinggal diantara dua gunung tinggi. Raja Dzul Qarnain lalu menghukum kedua kaum itu.
Agar tidak melakukan kerusakan, Raja Dzul Qarnain mengurung mereka dengan benteng besi yang kokoh dan menjulang tinggi. Sehingga mereka akan terkurung disana sampai waktu yang ditentukan Allah swt tiba.
Allah Maha tinggi, Maha Pemurah dan Maha Pengasih. Sehingga Allah memiliki nama Al Maajid yaitu Maha Mulia.
“(Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.”
(Q.S. An Naml:88)

64. al waajid (Maha Menemukan)



-Di Manakah Tuhanku?-

Ibrahim kecil bingung ketika mencari siapakah ia harus menyembah? Ketika melihat bintang yang bersinar indah. Apakah bintang itu Tuhanku, piker Ibrahim. Namun ia kecewa ketika bintang itu tenggelam. Ketika melihat bulan yang bersinar lebih terangdari bintang. Apakah bulan itu tuhanku? Piker Ibrahim. Namun, seperti bintang bulan pun bisa tenggelam. Ketika melihat matahari yang lebih terangdan besar. Apakah matahari itu Tuhanku, pikirnya. Namun matahari pun bisa tenggelam. Tuhan itu tak mungkin tenggelam seperti bulan, bintang dan matahari. Jadi ia tidak boleh menyembah mereka.
Akhirnya, Ibrahim menemukan jawaban. Bahwa Tuhan yang wajib disembah adalah Allah Yang Maha Esa yang menciptakan alam semesta beserta isinya.
Allah mendapatkan apapun yang di kehendakinya saat Dia berkehendak. Sehingga Allah memiliki nama Al Waajid yaitu Maha Menemukan segala sesuatu.
“Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.” (Q.S. Adh Dhuha:7)

63. al qoyuum (Maha Berdiri Sendiri)



-Rayap Si Hewan Buta-

Semua makhluk ciptaan Allah tidak ada yang bisa hidup sendiri. Rayap yang bentuknya mirip semut dengan bergotong royong mampu membangun sarang besar setinggi enam meter. Benar-benar hebat.
Rayap adalah hewan buta. Mereka membangun sarang itu tanpa menggunakan penglihatan mata. Dan tanpa menggunakan alat apapun. Padahal ukuran rayap hanya beberapa sentimeter, tak jauh berbeda dengan semut. Sarang rayap dibuat dari tanah dan air liurnya. Sarang itu mampumenampung lebih dari sejuta rayap.
Sarang yang dibuat rayap ini adalah hasil kerja sama. Tidak dikerjakan sendiri-sendiri. Dan yang pasti, semuanya bisa terjadi hanya dengan pertolongan Allah.
Allah berdiri dengan zat-Nya sendiri, sedangkan seluruh makhluk berdiri dengan wujudnya. Sehingga Allah memiliki nama Al Qoyyuum yaitu Maha Berdiri Sendiri.
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya.” ( Q.S. Ali Imraan:2 )

62. Al Hayy (Maha Hidup)



-Tawon Gerabah yang Unik-

Bagaimana cara ibu tawon gerabah member makan anaknya? Ibu tawon gerabah mencari seekor ulat gemuk. Ia menyerang ulat itu pada Sembilan titik yang berpengaruh pada gerakannya. Ulat itu tidak mati. Hanya lumpuh dan tidak bisa bergerak lagi.
Ibu tawon gerabah kemudian akan membawa ulat itu kedalam sarangnya. Ulat ini akan menjadi makanan anaknya sampai ia dewasa dan bisa meninggalkan sarangnya. Sungguh Maha Besar Allah yang memberikan rezeki kepada setiap makhluknya dengan cara berbeda-beda.
Allah Swt senantiasa hidup dan berdiri dengan zatnya sendiri. Sehingga Allah memiliki nama Al Hayy yaitu Maha Hidup.
“Dan bertaqwalah kepada Allah Yang HiduP (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memujinya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamban-hamba-Nya.” ( Q.S. Al Furqan :58 )

61. al mumiit (Maha Mematikan)



-Laba-laba Pelompat-

Biasanya, laba-laba membuat jarring dan menunggu serangga tertangkap. Tidak demikian dengan laba-laba pelompat. Ia bisa terbang setemgah meter diatasnya. Ia melompat dengan delapan kakinya. Sebelum melompat, ia mengeluarkan benang yang menempel pada ranting pohon. Sehingga tubuhnya tetap tergantung diudara dan mencegahnya jatuh ketanah. Benangnya begitu kuat. Mampu menahan beban tubuhnya dan mangsanya.
Laba-laba pelompat memiliki racun yang mematikan. Rahangnya ditusukkan kemangsanya sambil memasukkan cairan racun ke dalam tubuh mangsanya. Racun itu mampu mencairkan jaringan tubuh mangsanya. Setelah mangsa tubuhnya hancur, ia kemudian memakan mangsanya.
Allah yang menciptakan kematian pada seluruh makhluk yang bernyawa. Sehingga Allah memiliki nama Al Mumiit yaitu Maha Mematikan.
“Dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis, dan bahwasanya Dialah yang mematikan dan menghidupkan.”
( Q.S. An Najm:43-44)

60. al muhyii (maha pemberian kehidupan)



-Bisa Menghidupkan Orang Mati-

Nabi Isa adalah salah satu Nabi Ulul Azmi. Artinya, nabi memiliki kesabaran luar biasa. Nabi Isa dikaruniai Allah beberapa kelebian. Dengan sekali sentuhan tanganya, orang yang lumpuh dapat berdiri dan melompat kembali. Nabi Isa juga dapat menyembuhkan orang tua buta tuli. Subhanallah.
Selain itu, Nabi Isa juga dikaruniani kemampuan untuk menyembuhkan penyakit kusta. Pada saat itu, kusta adalah penyakit yang sangat ditakuti. Penyakit kusta bisa merusak kulit dan menyebar keseluruh tubuh. Dengan seizing allah pula, nabi Isa bahkan bisa menghidupkan orang yang sudah mati. Bener-bener luar biasa.
Allah-lah yang memberikan kehidupan dan kesehatan. Sehingga allah memiliki nama al Muhyi yaiut Maha Menghidupkan.
“Allah menghidupkan dan mematikan. Dan Allah melihat apa yang kalian kerjakan.” (Q.S. Ali Imran)

59. al mu’iid (maha mengembalikan)



-Gara-gara Terlambat Shalat Berjamaah-

Usman bin Affan memiliki kebun kurma yang sangat luas. Suatu ketika, ia sibuk mengurusi kebun kurmanya. Akibatnya, tak sengaja Usman terlambat ikut shalat berjamaah dengan rasul. Sebenarnya, ia hanya terlambat takbiratul ihram. Namun, hal itu begitu memukul hatinya. Sebelumnya, ia belum pernah sekalipun terlambat shalat berjamaah. Ia merasa dirinya telah diperbudak urusan duniawi. Sehingga lalai menjalankan perintah Allah.
Untuk menembus kesalahannya, Usman kemudian memberikan semua hasil panen kurman tahun itu untuk kepentingan umat islam. Baginya, nilai ketaatan pada Allah dan rasulnya lebih penting dibanding dengan harta kekayaannya. Usman berjanji tidak akan terlambat lagi mengikuti shalat berjamaah.
Allah berkuasa mengembalikan segala sesuatu. Sehingga allah memiliki nama Al Mu’iid yaitu Maha Mengembalikan.
“Sesungguhnya dialah yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali). Dialah yang Maha pengampun lagi maha mencintai.” (Q.S. Al Buruuj:13-14)

58. al mubdi’ (maha memulai)



-Berawal dari Gas Panas-

Allah menciptakan bumi dan seisinya dari krtiadaan. Pada awalnya, tidak ada bumi, langit, dan matahari.
Yang ada hanya kegelapan. Bumi sama sekali belum terbentuk.
Awalnya, bumi merupakan gas yang panas. Perlahan-lahan permukaan bumi menjadi dingin dan membeku. Dalam prose situ, beberapa gasdan uap memancar dari bumi dan turun kembali dalam bentuk hujan. Kemudian terbentuklah mayta air, permukaan bumimenjadi subur. Setelah itu, allah menciptakan berbagai jenis tumbuhan dan makhluk-makhluk hidup lainya.
Allah menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan. Sehingga allah memiliki nama indah Al Mubdi’ yaitu Maha Memulai.
“Sebagaimana kami telah memulai penciptaan pertama begitulah kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti kami tepati; sesungguhnya kamilah yang akan melaksanakannya.” (Q.S. Al Anbiya:104)

57. al muhshi(maha menghitung)



-Berganti Kulit Sesuai Musim-

Bisakah kamu menghitung jumlah rambut atau bulu yang tumbuh di kepalamu dan ditubuhmu? Wah, tentu sulit bukan. Allah adalah adalah satu-satunya zat yang bisa menghitung jumlah seluruh makhluk dan benda. Bait yang terlihat, maupun yang tidak terlihat.
Bulu mamiliki banyak manfaat untuk makhluk hidup. Bulu bisa melindungi dari udara panas dan dingin. Bagi beberapa binatang, bulu bisa menjadi alat pertahanan dari musuh. Rubah kutub akan berwarna putih pada musim dingin dan bewarna gelap pada musim panas. Sehingga ketika di musim musuhnya susah melihat rubah putih karena bulunya hamper mirip salju.
Allah mengetahui jumlah seluruh makhluk yang ada di dalam ala mini. Dan dia mengetahui setiap sesuatu yang terjadi di ala mini. Sehingga allah memiliki nama Al uhshil yaitu Maha Menghitung.
“Supaya dia mengetahui, bahwa swsungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya)ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka dan Dia menghitung segala sesuatu satu per satu.” (Q.S. Al Jin:28)

56. al hamid(maha terpuji)



-Tambahan Nikmat atau Siksaan Pedih-

Syukur merupakan sikap gembira dan ungkapan berterima kasih kita atas semua ikmat dari Allah Swt yang tak terhitung. Kepada orang yang bersyukyr, Allah akan memberikan siksa yang sangat pedih.
Mensyukuri nikmat Allah tidak hanya cukup membaca Alhamdulillah saja. Tetapi kita juga harus melaksanakan kewajiban yang diperintahkan Allah pada kita.
Allah satu-satunya yang layak dipuji dan diagungkan. Kepada Allah seluruh makhluk harus bersyukur. Sehingga Allah memiliki nama Al Hamid yaitu Maha Terpuji.
“Hai manusia, kalianlah yang berkehendak kepada Allah dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.”
(Q.S. Fathir:15)

55. al waliyy (maha pelindung)



-Perang Parit-

Oaring kafir Quraisy dan kaum Yahudi Mekkah berencana untuk menyerang kaum Muslim di Madinah. Rencana itu sudah diketahu kaum Muslim.
Kaum Muslim kemudian menggali parit disekeliling kota Madinah atas usul Salman Al Farisi. Sehingga kemudian perang itu dinamakan perang Khandaq (khandaq=parit).
Kaum Quraisy dan kaum Yahudi kebingungan untuk menyerang kaum Muslim di Madinah. Karena sekeliling kota Madinah disekelilingi parit. Akhirnya mereka tidak jadi menyerang kaum Muslim. Mereka pulang kembali keMakkah dengan penuh kekecewaan. Tanpa harus terjadi peperangan, kaum Muslim memperoleh kemenangan diperang Khandaq itu.
Allah merupakan sahabat bagi para hamba-hamba-Nya yang beriman. Sehingga Allah memiliki nama Al Waliyy yaitu Maha Pelindung.
“Allah pelindung orang-orang yang beriman Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman).” (Q.S. Al Baqaraah:257)

54. al matiin (maha kokoh)



-Tiang Pencegah Gempa Bumi-

Gunung terdiri dari bebatuan yang sangat kuat dan kokoh. Tidak ada seorangpun yang bisa memindahkan gunung. Gunung berukuran besar dan tinggi. Puncak Everest dipegunungan Himalaya adalah puncak gunung tertinggi diduniadengan ketinggian 8.500 meter.
Allah menciptakan gunung-gunung sebagai penyeimbang dan pengaman bumi. Seperti disebutkan dalam Al quran, gunung-gunung diciptakan Allah sebagai pasak atau tiang yang bisa mencegah gempa bumi.
Namun, gunung berapi jika meletus bisa menyebabkan bencana besar. Gunung merapi Vesuvius di italia pernah meletus pada tahun 79 sebelum masehi. Kedahsyatannya letusannya sampai mnghancurkankota Pompei dan daerah sekitarnya.
Allah sangatlah kuat dan kokoh. Tidak ada yang bisa mengalahkannya. Sehingga Allah memiliki nama indah allah Matin yaitu Maha Kokoh.
“Sesungguhnya Allah Dialah Maha PEmberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.” (Q.S. Adz Dzariat:58)

53. al qowiyy (maha kuat)



-Bisa Menelan Ular Penyihir Firaun-

Nabi Musa as terkenal sebagai salah satu nabi yang memiliki anugerah kekuatan. Tangan Nabi Musa bisa mengeluarkan cahaya putih.
Nabi Musa pun memiliki sebuah tongkat yang bisa berubah menjadi ular raksasa. Ular Nabi Musa itu mampu menelan ular-ular kecil yang diciptakan para penyihir Firaun. Tongkat Nabi Musa juga, ketika dipukulkan kebatu, bisa membuat dua blas mata air keluar dari batu. Ketika dilakukan kelaut merah, tingkat Nabi Musa juga bisa membelah lautan sehingga menjadi jalan yang bisa disebrangi Nabi Musa dan umatnya.
Namun, sekuat apapun Nabi Musa, yang Maha Kuat tetep Allah Swt semata. Nabi Musa tetap jatuh pingsan ketika bertemu dengan allah Swt.
Allah Maha Kuat. Kelemahan dan ketidakberdayaan tidak akan menimpanya-Nya. Sehingga Allah memiliki nama Al quwiiy yaitu Maha Kuat.
“Sesungguhnya allah dialah Maha Pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.” (Q.S. Adz Dzaariyaat:58)

52. al wakiil (maha mewakili)



-Cukupla Allah Menjadi Pelindung Kita-

Jika kita menemukan masalah yang tidak bisa kita selesaikan sendiri, kita dianjurkan minta petunjuk pada Allah Swt. Allah bisa memenuhi kebutuhan dan menyelesaikan masalah kita. Kita bisa berdoa atau melakukan sholat khusus. Seperti shalat hajat atau shalat istikharah.
Shalat hajat adalah shalat yangdikerjakan untuk memohoon agar keperluan kita dikabulkan Allah. Sedang shalat istikharah adalah shalat untuk memohon agar dipilihkan yang terbaik dari kedua perkara yang meragukan.
Allah akan memberikan jalan keluar terbaik bagi semua permasalahan. Allah tempat bersandar dan berlindung. Sehingga Allah memiliki nama Al Wakiil yaitu Maha Mewakili.
“Allah menulis siasat yang mereka autr di malam hari itu, maka berpalinglah kamu dari mereka dan bertakwalah kepada Allah. Cukuplah Allah menjadi Pelindung.” (Q.S. An Nissa:81)

51. al haqq (Maha benar)



-Allah Menjamin Kebenarannya-

Kaumkafir Quraisy menganggap Al quan adalah ilmmu sihir yang dapat mempengaruhi orang lain. Padahal, Al Quran merupakan bukti kebenaran Allah. Pada zaman Nabi Muhammmad, ada orang kafir yang berusaha membuat kitab yang mirip dengan Al Quran. Namun, dia tidak berhasil.
Al Quran adalah mukjizat Alllah yang diberikan pada Nabi Muhammad. Al Quran tidak bisa dipalsukan oleh siapa pun. Al Quran juga tidak bisa dipalsukan dengan cara apapun. Al Quran dikjamin kebenarannya oleh Allah.
Al quran memaparkan berbagai rahasia alam semesta, alam ghaib, berita yang telah, sedang, dan akan terjadi. Dan yang paling utama, al quran menjadi pedoman hidup manusia di dunia maupun di akhirat.
Keberadaan Allah tidak akan berubah. Sehingga Allah memiliki nama Al Haqq yaitu Maha Benar.
“Yang demikian itu karena sesungguhnya allah, dialah yang hak dan sesungguhnya Dialah yangmenghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Q.S. Al Hajj:6)

50. asy syahiid (maha menyaksikan)



-Sepuluh Penyakit dalam Daging Babi-

Mengapa Al Quran melarang daging babi? Allah sudah memperingatkan manusia agar tidak makan babi sejak 15 abad lalu.
Ternyata, setelah diteliti para ilmuwan, daging babi itu lebih banyak bahayanya disbanding manfaatnya. Jika dimakan, daging babi bisa menyebarkan berbagai bibit penyakit yang berbahaya bagi manusia. Bahkan, bisa menyebabkan kematian. Setidaknya ada sepuluh penyakit yang terkandung dalam daging babi. Seperti influenza babi, cacing pita, dan disentri amuba babi. Selain haram dimakan, babi juga binatang najis lho.
Allah berada dimana-mana dan menyaksikan semua kejadian. Tiada sesuatupun yang tersembunyi darinya. Sehingga Allah memiliki nama Asy Syahiid yaitu Maha Menyaksikan.
“Dan apakah tuhan kalian tidak cukup (bagi kalian) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?” (Q.S. Al Fushilat:53)

49. al baa’its (maha membangkitkan0



-Dibangkitkan dari Kubur-

Pada hari kebangkitan nanti Allah akanmenyuruh Malaikat Isrofil meniup terompet kedua. Maka, semua manusia serentak bangkit dari kubur. Mereka kemudian dikumpulkan di Padang Mahsyar yang amat luas. Pada hari itu, semua manusia dari pertama sampai terakhir berkumpul tanpa memakai sehelai kain pun. Di antara mereka tak ada yang saling kenal. Dan tak bisa saling tolong menolong. Mereka sibuk memikirkan diri mereka sendiri.
Pada saat itu, matahari berjarak sangat dekat. Sehingga semua manusia akan kepanasan. Manusia akan berada di Padang Masyhar sampai semua perhitungan amal oleh Allah selesai di lakukan.
Allah akan menghidupkan kembali seluruh makhluk pada hari pengadilan nanti. Sehingga allah memiliki nama Al Baa’its yaitu Maha Membangkitkan.
“Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang didalam kubur.”
(Q.S. Al Hajj:7)

48. al majiid (maha mulia)



-Berdiri Sendiri Tanpa Bantuan Lain-

Salah satu bukti kemuliaan Allah adalah bahwa Allah itu berdiri sendiri. Dalam urusan apapun Allah tidak perlu membutuhkan pertolongan siapapun. Allah tidak tergantung kepada sesuatu yang lain. Hanya Allah sendiri yang menciptakan semua makhluk dan alam semesta. Dan hanya Allah sendiri yang mengatur semuanya.
Sementara manusia dan makhluk lainnya selalu tergantung kepada bantuan sesamanya. Misalnya, ketika sakit kita perku dolter. Ketika tersesat dijalan kita perlu petunjuk jalan. Ketika disekolah kita perlu bantuan guru. Untuk makan pun kita butuh ibu, petani nelayan, dan penjual makanan.
Allah Mahamulia. Manusia tidak akan mampu mengetahui hakekat keagungan-Nya. Sehingga Allah memiliki nama Al Majiid yaitu Maha Mulia.
“Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan berkahnya dicurahkan ayas kamu, hai ahlubait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Mulia.” (Q.S. Huud:73)

47. al waduud (maha mengasihi)



-Direbus dalam Air Mendidih-

Siti Mashitoh adalah seorang pelayan kerajaan Fir’aun. Ia seorang hamba yang taat kepada Allah. Ia dankeluarganya tak mau menyembah Fir’aun. Fir’aun benar-benar amat murka ketika mengetahui hal ini. Fir’aun kemudian menghukum Siti Mashitoh dan keluarganya.
Siti Mashitoh dan keluarganya dimasukan kedalam kuali berisi air mendidih.
Berkat pertolongan Allah, Siti Mashitoh dan keluarganya tidak merasakan sakit sedikit pun. Malah dia tersenyum bahagia, karena dia melihat surga di depan matanya.
Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan. Allah juga memberikan kasih sayang kepada mereka. Allah satu-satunya yang layak dicintai dan dijadikan sahabat. Sehungga Allah memiliki nama Al Waduud yaitu Maha Mengasihi.
“Dialah Yang Maha Penganmpun lagi Maha Mencintai.” (Q.S. Al Buruuj:14)

46. al hakim (maha bijaksana)



-Hujan Meteor-

Kenapa Allah menciptakan atmosfer? Kita mungkin tidak menyadari bahwa setiap menit banyak sekali meteor yang menuju ke bumi. Jika meteor tersebut sampai jatuh kebumi, ia akan mengakibatkan kerusakan besar.
Tahukah kamu? Jutaan tahun lalu diperkirakan pernah terjadi hujan meteor yang besar. Menurut penelitian. Kejadian itu menjadi salah satu penyebab punahnya dinosaurus.
Hiii… betapa ngerinya kalau hujan meteor terjadi lagi di bumi. Tapi, untungnya Allah Yang Maha Bijaksana menciptakan atmosfer untuk melindungi bumi dari hujan meteor. Atmosfer menghasilkan gesekan kuat pada meteor yang jatuh. Meteor tidak akan bertahan melawan gesekan ini terlaluu lama. Meteor kemudian akan kehilangan sejumlah besar massanya akibat terbakar.
Allah sangat arif dan bijaksana dalam seluruh perbuatan-Nya dan perintah-Nya. Sehingga Allah memiliki nama Al Hakim yaitu Maha Bijaksana.
“Jika engkau menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba engkau. Dan jika engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya engkau yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Q.S. Al Maidah:118)

45. al waasi’ (maha luas)



-Benthos, Nekton, dan Plankton-

Bumi ini sebagian besar diliputi air yang terdiri lautan dan samudera yang luas. Di dalam samudra itu terkandung kekayaan alam yang luar biasa. Di laut, hidup beraneka jenis hewan dan tumbuhan. Organism yang hidup di lautan antara lain: benthos, nekton dan plankton.
Benthos adalah penghuni dasar laut yang jenisnya paling banyak. Hewan-hewan ini mendiami daerah mulai dari dasar peraiaran sampai di bagian samudra yang paling dalam.
Nekton adalah hewan perenang. Hewan ini seperti ikan dan paus yang biasa bergerak bebas di arus air.
Plankton adalah sejenis makhluk hidup microskopis yang sangat kecil. Mereka hanya bisa dilihat hanya dengan mikroskop. Plankton bisa ditemukan dipermukaan air laut yang terkena sinar matahari.
Allah memiliki kemampuan dan kekayaan yang tidak terbatas. Sehingga Allah memiliki nama Al waasi’ yaitu Maha Luas.
“Dan kepunyaan Allah lah timiur dan barat, maka kemana pun kalian mengharap disitulah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. Al Baqarah: 115)

44.al mujiib (maha mengabulkan)



-Sapi yang Dititipkan Pada Allah-

Pada zaman Nabi Musa ada sepasang suami istri yang saleh. Mereka memiliki seorang anak laki-laki yang masih kecil. Suatu hari, ayah anak itu sakit. Sebelum meninggal, sang ayah masih sempat membeli seekor anak sapi. Ia akan mewariskan sapi itu pada anaknya. Anaknya itu jujur dan saleh. Ia berdoa menitipkan anak sapi itu pada Allah. Anak sapi itu pun silepaskannya berkeliaran dihutan.
Beberapa tahun kemudian. Ibunya menyuruh anak itu mencari sapinya. Dengan seizing Allah, anak itu menemukan sapinya yang sudah tumbuh besar. Sapi itu memiliki kelebihan. Bulunya kuning seperti emas jika terkena sinar matahari. Sapi itu terjual dengan harga emas seberat sapi itu.
Allah mengabulkan semua permohonanan hamba-hamba-Nya. Sehingga allah memiliki nam Al Mujiib yaitu Maha Mengabulkan.
“Dia telah menciptakan kalian dari bumi (tanah0 dan menjadikan kalian pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya).” (Q.S. Hud:61)

43. ar raqiib (maha mengawasi)



-Dua Malaikat yang Menyamar-

Istri Nabi Luth diam-diam memberitahu kaumnya, kaum Sodom, bahwa dirumahnya telah datang dua tamu yang wajahmya sangat tampan. Mereka pun datang ke rumah Nabi Luth untuk meminta kedua tamu itu. nabi Luth menolak permintaan mereka. Mereka menjadi marah terhadap Nabi Luth. Kedua tamu itu sebenarnya adalah dua malikat. Mereka menyamar sebagai manusia berwajah tampan.
Kaum Sodom adalah kaum yang menyukai perkawinan sesame jenis. Allah mengetahui perbuatan istri Nabi Luth itu. Allah segera menyuruh Nabi Luth pergi. Kemudian idtri Nabi Luth dan kaumnya mendapat siksa dari Allah.
Allah senantisa memperhatikan dan mengendalikan seluruh makhluk ciptaannya. Sehingga allah memiliki nama indah Ar Raqiib yaitu Maha Mengawasi.
“Dan bertakwalah kepada Allah dengan (mempergunakan) nama-Nya kalian saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silahturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kalian.”
(Q.S. An Nisa:1)

42. al kariim (maha pemurah)



-Sampai Kaki Rasul pun Bengkak-

Nabi Muhammad setiap malam selalu melakukan shalat malam sampai kakinya bengkak-begkak. Istrinya, Siti Aisyah, sampai bertanya, “Ya Rasul, kenapa Rasul masih saja shalat sunah? Padahal, Rasul seorang Nabi mulia. Yang dosa-dosanya pasti diampuni Allah.”
Rasul menjawab,” aku shalat sunah sebagai tanda syukur kepada Allah. Yang telah banyak memberiku kemuliaan.”
Nabi Muhammad adlah nabi dan rasul terakhir. Nabi Muhammad juga menjadi satu0satunya makhluk allah yang bisa memberikan syafa’at atau pertolongan pada orang beriman di hari akhirat nanti.
Allah Yang Maha Pemurah. Allah memiliki kebaikan yang sangat banyak dan membagikannya kepada hamba-hamba-Nya. Sungguh mudah mengambil manfaat dari-Nya. Sehingga Allah memiliki nama Al Kariim yaitu Maha Mulia.
“Dan barang siapa yang berdyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk (kebaikan) sirinya sendiri. Dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia.”
(Q.S. An Naml:40)

41. al jalil (maha luhur)



-Gunung pun Ikut Bertasbih -

Alah telah member banyak kebesaran dan keistimeaan kepada Nabi Daud as. Allah member Nabi Daud kitab Zabur. Allah menundukan gunung-gunung untuk bertasbih mengikuti Nabi Daud as setiap pagi dan senja.
Nabi Daud as adalah seorang nabi yang bijaksana, teliti, dan berilmu tinggi. Nabi Daud bisa melunakan besi, membuat baju-baju besi dengan tangannya tanpa bantuan bara api.
Nabi Daud memiliki kerajaan yang kuat. Tak ada satupun musuh yang mampu mengalahkannya.
Allah juga memberi Nabi Daud suaru yang merdu. Sehingga setiap makhluk yang mendengar suaranya akan terlena oleh keindahannya.
Allah memiliki kekayaan, kekuasaan, dan kesucian. Sehingga Allah memiliki nama Al Jalil yaitu maha luhur.
“Dan tetap kekal wajah tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaam.” (Q.S. Ar Rahman:27)

40. al hasiib (maha menghitung)



-Semua Anggota Badan Menjadi Saksi-

Hisab adalah perhitungan amal baik dan buruk manusia ketika hidup didunia pada hari akhirat nanti. Ketika dihisab, mata, telinga, kaki dan tangan memberikan kesaksian dengan jujur tentang semua perbuatan yang pernah dilakukan selama hidupnya.tak ada yang terlewat. Dari perbuatan besar sampai yang terkecil. Semuanya dihitung oleh allah. Hanya mulut yang tidak bisa memberikan kesaksian dan pembelaan sepatah kata pun. Pada saat dihisab, mulut manusia terkunci rapat-rapat.
Allah mengetahui segala perbuatan yang dilakukan hamba-hambanya. Allah pun menghitung kebaikan maupun kejelekan yang dilakukan manusia. Allah mengetahui secara terperinci semua perbuatan yang telah dilakukan makhluk di sepanjang hidup mereka. Tak ada sesuatupun yang tersembunyi dari-Nya. Sehingga Allah memiliki nama Al hasiib yaitu Maha Menghitung.
“Orang-orang yang menyampaikan risalah-risalh Allah, mereka takut kepadanya dan mereka tiada merasa takut kepadanya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang (pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah pembuat perhitungan.” (Q.S. Al Ahzab:39)

39. al muqiitu (maha menjaga)



-Sumber Makanan Terbaik Bayi-

Ketika bayi baru lahir, tidak mungkin ia langsung diberi makanan padat. Untungnya, Allah sudah menciptakan ASI (Air Susu Ibu) untuk zat makanan si bayi.
ASI memiliki kandungan gizi terbaik sehingga menjadi sumner makanan terbaik bagi bayi. aSI diberikan terutama pada awal bulan pertama bayi sampai usia 2 tahun. ASI meningkatkan daya tahan ibu dan bayi terhadap berbagai penyakit.
Selain itu, ASI memiliki beberapa keistimewaan: memiliki unsur-unsur pengikat kekebalan tubuh, mengandung unsur anti bakteri, mudah dicerna, dan tahan disimpan pada suhu normal dalam jangka waktu tertentu.
Allah yang menjaga dan memelihara seluruh ciptaannya. Sehingga Allah memiliki nama indah Al Muqiitu yaitu Maha Menjaga.
“Barang siapa memberikan syafaat yang baik niscaya ia akan memperoleh bagian (pahala) darinya. Dan barang siapa memberikan syafaat yang buruk, niscaya ia akan memikul bagian (dosa) darinya. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (Q.S. An Nisa:85)

38. al haafidzh (maha memelihara)



-Kejujuran si Anak Gembala-

Suatu hari, Umar bin Khatab bertemu seorang anak gembala. Ia menggembalakan rausan biri-biri milik tuannya. Umar ingin menguji kejujuran si anak gembala. Umar pun kemudian mencoba membeli beberapa ekor biri-birinya itu dengan harga maha. Asalkan, tanpa sepengetahuan tuannya.
Namun, si anak gembla menolak. Ia tak mau mencurangi tuannya. Padahal, kalaupun ia menjual beberapa ekor biri-biri, belum tentu tuannya akan tahu. Ia bisa saja berkata bohong dan tuannya percaya.
Tuannya bisa tidak melihatnya, namun allah akan tetap mengetahui perbuatannya itu. umar benar-benar kagum dengan kejujuran dan ketegasan anak gembala itu.
Allah memelihara dan menjaga segala sesuatu dengan cermat dari kemalangan dan malapetaka. Sehingga Allah memiliki nama Al Hafiidzh yaitu Maha Memelihara.
“Dan tidak adalah kekuasaan Iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar kami dapat membedakan siapa yang beriman kepadanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.” (Q.S. Saba’:21)

37. al kabiir (maha besar)



-Yudas Iskariot si Penghianat-

Kaum Hawari dikenal sebagai pengikut Nabi Isa as yang setia. Namun, di antara mereka ada salah seorang pengikut Nabi Isa as yang berkhianat. Ydas Iskariot namanya. Ia memberikan laporan palsu kepada Raja Romawi tentang Nabi Isa.
Berdasarkan laporan palsu Yudas, Raja Romawi kemudian menagkap dan menyalib Nabi Isa, namun ketika akan dihukum salib, Allah mengangkat Nabi Isa ke langit. Kemudian Allah menggantikan Nabi Isa dengan Yudas yang sudah Allah ubah wajahnya menerupai Nabi Isa.
Yudas pun kemudian dihukum mati di tiang salib oleh orang-orang Romawi.
Allah merupaka pemilik kebesaran, keagungan, dan kedudukan. Sehingga Allah memiliki nama Al kabiir yaitu Maha Besar.
“Mereka berkata, “Apakah yang telah difirmankan oleh tuhanmu?” Mereka menjawab, (perkataan) yang benar, dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (Q.S. Saba’:23)

36. al ‘aliyy (maha tinggi)_



-Bagaimana jika Tubuh tanpa Kulit?-

Bisa membayangkan bagaimana kalau tubuh kita tanpa kulit? Kulit merupakan jaringan yang kuat dan lentur. Kulit memiliki jaringan yang luas, kokoh, dan sangat indah. Kulit melindungi tubuh dari pengaruh linkungan.
Kulit mapu meningkatkan dan menurunkan suhu utbuh. Kulit berfungsi untuk mempertahankan panas di dalam tubuh pada musim dingin. Kulit juga berguna untuk mendinginkan suhu tubuh pada musim panas.
Allah memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Tidak ada yang bisa menyamai-Nya. Tidak ada satupun makhluk yang bisa menciptakan kulit seperti itu. sehingga Allah memiliki nama Al ‘aliyy yaitu Maha Tinggi.
“Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) Yang Hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
(Q.S. Al Hajj:62)

35. asy syakuur (maha menghargai)



-Keberuntungan Orang Shaleh-

Ada seorang ahli ibadah. Meski ahli ibadah, ia adalah pemuda yang miskin dan tidak memiliki apapun. Yang dia miliki hanya keimanan kepada Allah. Suatu hari datang kepadanya seorang pemuka agama. Setalah berbicara panjang lebar, pemuka agama itu akhirnya tahu jika pemuda itu seorang yang shalih.
Beberapa hari kemudian, pemuka gama itu datang kembali sambil membawa anak gadisnya yang shaleha dan cantik jelita. Pemuka agama itu akhirnya menikahkan pemuda itu dengan anak gadisnya.
Allah menghargai dan memberikan balasan atas seluruh perbuata yang diperuntukanb bagi-Nya. Allah memberi pahala yang banyak untuk ketaatan dan ibadah yan g sedikit. Sehingga Allah memilki nam Asy Syakuur yaitu Maha Menghargai.
“Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (Q.S. Fathir:30)

34. al ghafuur (maha pengampun)



-Gara-gara Tergoda Iblis-

Nabi Adam dan istrinya Siti Hawa pernah tinggal di surge. Namun, karena godaan iiblis, mereka melakukan perbuatan yang dilarang Allah. Mereka memakan buah Khuldi. Padahal, sebelumnya Allah telah tegas melarang mereka memakan buah kuldhi yang bisa menyebabkan mereka celaka dan termasuk orang-orang zalim.
Allah begitu murka mengetahui Nabi adam dan Siti Hawa telah melanggar larangannya. Nabi Adam dan Siti Hawa bertobat memohon ampu kepada Allah. Allah pun mengampuni Nabi Adam dan Siti Hawa. Setelah kejadian itu Allah menurunkan mereka kebumi.
Allha emberikan ampunan atas segala dosa dan kesalahan. Sehingga Allah memiliki nam Al Ghofur yaitu Maha Pengampun.
“Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. Az Zumar:53)

33. al ‘azhiim (maha agung)



-Membantu Proses Pencernaan-

Alat pencernaan manusia terdiri dari mulut, air liur, lambung pancreas, hati, dan usus. Pernahkah kamu berfikir tentang air liur? Mungkin sepintas air liur itu jijik dan seperti tak bermanfaat. Padahal, air liur sangat berperan penting dalam proses pencernaan. Air liur berfungsi untuk membasahi makan sehingga makan mudah di kunyah gigi dan turun melalui tenggorokan.
Air liur dihasilkan didalam mulut. Tanpa air liur mulut kita akan kering. Kita tak mampu menelan apapun. Bahkan air liur juga ikut membantu kita berbicara.
Allah memiliki kebesaran dan keagunga. Sehingga Allah memiliki nama indah Al ‘Azhiim yaitu Maha Agung.
“Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama tuhanmu yang Maha Agung.” (Q.S. Al Waqi’ah:96)

32. al haliim (maha sabar)



-Ibadah di Hari Sabtu-

Salah satu ajaran Nabi Musa kepada kaumnya, Bani Israel, adalah mewajibkan mereka ibadah pada hari sabtu. Pada hari itu kaumnya dilarang berdagang atau melakukan hal-hal yang bersifat keduniawian.
Namun, sebagian kaum Bani Israel melanggar aturan itu. pada hari Sabtu mereka malah mencari ikan dilaut. Tidak melakukan ibadah seperti yang di perintahkan.
Allah tidak langsung menurunkan siksa kepada mereka walaupun mereka telah melanggar hokum Allah. Setelah mereka tidak juga mau sabar, Allah baru menurunkan siksa pada mereka dengan mengubah wujud mereka menjadi monyet.
Allah senantiasa bersabar terhadah makhluk ciptaan-Nya. Allah tidak terburu-buru untuk menyiksa orang yang berbuat maksiat. Walaupun allah bisa saja melakukannya. Sehingga allah memiliki nam Al Haliim yaitu Maha Penyabar.
“Sesungguhnya Allah telah memberi maaf kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.” (Q.S. Ali Imran:155)

31. al khabir (maha mengetahui)



-Pembunuhan Nabi Muhammad-

Kaum kafir Quraisy telah mengatur rencana untuk membunuh Nabi Muhammad ketika sedang tidur di malam hari. Namun, Allah telah memerintahkan Nabi Muhammad agar segera meninggalkan kota Mekkah diam-diam.
Malamnya, Ali bin Abi Thalib disuruh menggantikan tempat tidur Nabi Muhammad. Sehingga ketika kaum Quraisy masuk ke rumah Nabi, mereka sungguh kecewa. Karena mereka hanya mendapati Ali yang sedang tidur di tempat tidur Nabi. Sedang Nabi sudah pergi sebelumnya bersama Abu Bakar, kaum kafir Quraisy pun gaga melaksanakan rencana jahat mereka .
Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Walaupun hal tersebut sangatlah rahasia. Sehingga Allah memiliki nama Al Khabir yaitu Maha Mengetahui.
“Dan sesungguhnya telah diolok-olok beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang-oorang yang mencemooh diantara mereka balasan (azab) olok-olokan mereka.” (Q.S. Al An’am:10)

My family