wolcome

thame

Bosen Sama Backgroundnya?
Ganti Aja!

Minggu, 29 Agustus 2010

*Beradaptasi dengan lingkungan*


*Beradaptasi dengan lingkungan*
Sekor kutu loncat di ambil oleh professor untuk diteliti pada awalnya kutu itu meloncat setinggi kira-kira satu meter tetapi professor itu memasukan kutu itu kedalam sebuah kardus mie setelah beberapa hari kadus itu dibuka apa yang terjadi? Ternyata,kutu yang tadinya meloncat setingi satu meter sekarang hanya bisa meloncat setinggi ukuran kardus mie karena apa ,karena setiap ia meloncat selalu tertahan oleh kardus mie tersebut jadi kutu itu tidak bisa melompat setinggi satu meter lagi karena dikurung oleh kardus mie.
perubahan yang terjadi pada kutu loncat tersebut bisa juga terjadi pada kita yang asal bergaul jika kita bergaul ditempat yang ahlaknya tidak bagus kitapun akan seperti itu sebaliknya jika kita bergaul ditempat yang mempunyai banyak ilmu dan ahlak yang bagus kita pun pasti bisa seperti itu.maka bergaulah di tempat yang orang-orangnya baik dan berahlak jangan bergaul denganorang-orang yang tidak mempunyai etika.lihat saja perubahan yang terjadi pada kutu loncat tersebut hanya dikurung beberapa harisaja loncatnya langsung bisa berubah dan itu tidak untuk sementara waktu tetapi seumur hidup kutu loncat.danjika ingin berubah seperti semula itu akan menjadi sulit jika kita berbuat buruk kita akan sulit untuk berbuat baik dan jika kita berbuat baik kita akan sulit pula berbuat buruk karena diri kita sudah berbekali dengan akidah ,kalau ada yang berbuat baik tetapi berbuat buruk juga dia namanya orang yang buruk bab selanjutnya adalah pengertian baik dan buruk.
(perubahan yang terjadi beberapahari akan berpangaruh seumur hidup pada diri kita)

***

*Teman mu cermin peribadimu*



Manusia mempunyai kecenderungan untuk berbuat jahat dan baik. Kecenderungan ini sering dididorong keinginan masing-masing peribadi, juga timbul karena pengaruh orang lain. Misalnya pengaruh orang tua, guru dan teman dekat. Ketiganya dapat mempengaruhi tingkah laku dan kebiasaan seseorang. Orang tua, guru, teman selalu mengajarkan kebiasaaan hidup yang baik. Sedangkan teman, kadang paling berpengaruh positif juga negatif. Karena iatu tak salah jika kita menetapkan keriteria tertentu dalam memilih teman dekat.
Rasullulah saw bersabda: “seseorang akan berada dalam sifat temanya. Karena hendaklah salah seorang diantara kamu memperhatikan siapa yang akan ditemaninya,” (HR. At Tirmidzi) Seorang bijak juga pernah berkata: “janganlah engkau bertanya kepada seseorang tentang dirinya, tetapi lihatlah siapa temannya sebab setiap teman akan mengikuti orang yang ditemaninya.” Dari uraian diatas kita dapat melihat betapa besar pengaruh teman dalam kehidupan seseorang. Sadar atau tidak, kebiasaan dan tingkah laku teman akan mempengaruhi kepribadian kita. Misalkan si fulan, setiap hari nongkrong dengan teman yang hobi merokok. Lambat laun dia pun akan menjadi perokok pula. Bahkan sebagian besar pecandu narkotik “belajar” memakai obat terlarang dari teman bergaul. Di sinilah pentingnya selektif dalam memilih teman. Salah pilih fatal akibatnya.
Secara garis besar kepribadian teman dapat dibagi dua. Pertama, tipe teman yang selalu mengajak pada keburukan dan kemaksiatan. Mereka selalu membisikan kesenangan-kesenangan dunia dan memberikan harapan-harapan manis. Mulai dari ajakan mejeng yang tak jelas alasannya, hingga nyobain obat terlarang. Padahal dibalik semua itu terkandung dosa besar yang menjerumuskan kita ke api neraka. Kedua, tipe teman yang selalu mengajak kebaikan. Dia selalu berusaha menjalankan syariat islam dan memelihara hubungan baik dengan keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Memang, tidak tepat kita menutup pergaulan dengan orang-orang yang masih bermaksiat. Sebab justru pada orang-orang seperti itu, dakwah tidak diperlukan. Namun dalam mencari teman dekat, mau tak mau kita harus pilih-pilih. Mudah-mudahan dengan akal dan hati nurani yang jernih, kita dapat menentukan siapa teman terbaik bagi kita. Dalam salah satu hadits Rasulullah saw bersabda :” Sebaik-baiknya teman adalah seseorang yang dapat menunjukan kepadamu (beberapa) amanat shalih.” (HR. Muslim).
Nah, siapakah diantara teman kita yang sesuai dengan hadits di atas? Dan apakah kita sendiri sesuai dengan hadits itu? semoga persahabatan yang kita jalin akan member manfaat dan kebahagiaan dunia akhirat. Amin

***

* Bagaimana seharusnya remaja bergaul? *


* Bagaimana seharusnya remaja bergaul? *

Usia remaja adalah usia emas dalam kehidupan manusia. Di usia ini,organ tubuh manusia berada pada puncaknya. Akal, pikiran, dan tenaga dalam kondisi kuat. Pada usia ini pula, manusia mudah belajar, bekerja dan menyumbangkan karya terbaiknya bagi kenidupan. Tak heran bila sebuah ungkapan menyatakan bahwa remaja adalah modal dan tumpuan harapan umat. Sebab mereka adalah kekayaan umat yang paling berharga.
Sayangnya, saat ini banyak remaja menghabiskan waktunya untuk hura-hura dan seabrek kegiatan yang gak jelas juntrungannya. Hal ini dipengaruhi beberapa factor. Namun yang paling dominan adalah pergaulan.
Pergaulan bisa mempengaruhi perasaan, pikiran dan perilaku seseorang. Jika tak hati-hati bisa terjerumus dalam pergaulan bebas. Karenanya remaja jangan sembarangan bergaul.
Tak kalah penting lagi, remaja harus memperhatikan apakah dia berada dalam lingkungan yang baik atau buruk. Selain itu ia juga harus memikirkan apa yang sebaiknya dilakukan bila berada dalam lingkungan buruk. Rasullullah saw bersabda: “Janganlah menjadi pengekor bagi masyarakat. Jika ia baik, kamu akan baik dan jika ia rusak, maka kamu akan rusak.”
Tidak semua yang ada di hadapan kita boleh di ikuti, meski lagi ngetren dan juga trendy. Sebagai remaja kita harus bisa memilah dan memilih, apa yang mesti ditiru dan apa yang harus di tinggalkan.
Islam mengajarkan pada umatnya untuk menjadi manusia yang berkepribadian kokoh. Dan kepribadian kokoh terbentuk dari iman yang kuat. Jika sudah kuat, remaja akan mampu menyaring setiap informasi yang datang padanya.
Memang harus diakui bahwa remaja menghadapi godaan yang tak ringan. Ada kontradiksi yang sangat kuat antara aturan islam yang harus di patuhi dan kenyataan yang ditemui sehari-hari. Mulai dari beredarnya majalah porno, minuman keras, pergaulan bebas, tawuran hingga obat-obatan terlarang. Semua barang-barang itu bersleweran di sekitar kita tanpa terkendali. Bahkan terkadang dibungkus dengan rayuan gombal yang super canggih hingga remaja terjerat tanpa disadarinya. Karena itu, perjuangan remaja islam untuk tetap istiqomah bukan hal yang mudah. Tak heran bila untuk sema itu, Allah memberikan ganjaran luar biasa. Di antaranya adalah janji Allah bahwa salah satu dari tujuh golongan yang akan dapat naungan di padang masyhar adalh pemuda yang menghabiskan waktunya di masjid, beribadah kepada Allah SWT.
Yang perlu di ingat, semua pahala dan naungan Allah SWT tak mungkin datang Cuma-Cuma. Semua itu harus dilalui melalui perjuangan yang tidak gampang. Karenanya, remaja memerlukan banyak sekali, berupa ilmu dan iman yang kokoh. Caranya? Remaja harus mencari ilmu sebanyak-banyaknya dan selalu mengiringi setiap langkah hidupnya dengan doa, memohon petunjuk dan perlindungan kepada Allah SWT.
***

* Lingkungan baru, bagaimana menghadapinya *


* Lingkungan baru, bagaimana menghadapinya *

“selamat datang di….”begitulah sambutan sepanduk yang tertampang didepan mata saat memasuku gerbang sekolah baru. Dan untuk dapat memper oleh kata selamat selanjut nya,siswa baru harus dapat mengerahkan kekuatan fisik dan mental agar dalam dapan menghadapi pelncoan ,entah dari senior atau daripihak pihak yang sengaja “iseng “.pada saat inilah siswa akan menghadapi”masalah masalah baru “secara naruli,kalau kita ada di sebuh lingkungan baru ,baik sekolah rumah ,DLL.kita akan merasa canggung dan merassa asing .tentunya .perrasaan itu sedikit akan mengganggu perasan kita dan konsen terasi belajar kita.kecuali kalau kita punya urat malu yang kuat otot besi tulang kawat(he..he..he).perassaan semacam itu deh sebenar nya wajar .tapiu kalau di biar kan berlarut larutdikawatirkan pada akhirnya akan menimbulkan rasa minder alias kurang percaya diri(PeDE)gitudeh. Apalagi bila tidak ada satu orang pun yang kita kenal .bagai manbakita harus menghadapin ya ?berikut ini ada beberapalangkah ytangf insiya allah bisa membantu kita :
01.PERTAMA,TAMPILKAN pEdE kam uperasaan EDE”inilah yang akan membantu kamu m enurut pisikolog ,sangat penting dan memiliki peran pen ti dalam menguasai hal penting eh salah hal baru . kita juga harus kereatif agar lebih mudah berkembang dengan meminimalkan hambatan yang mungkin saja bisa datang .”yangmesti diingggat “jangan menyerah sebelum bertanding!!”.
02 Kedua ,yakin bahwa kita bisa adsakalanya,merasa”merasa kesepian ditengah keramaian.”tapi jangan takut,perasan itu wajarsaja.perasan ini biasanya makinkuat pada saat akan di adakan diskui permainan,atau apa pun yangmau tidak mau akan melibatkan kita didalamnya .perasan”kecut”karenatidak ad teman bertanya ataupun berbagi lebih memperkeruh suasana dan menurunkan PEDE kita.sifat sifat seperti ini lebih bai di buang jauh jauh,minimal dikurangi.prcaylah kita bosa melakukan ya,
03ketiga,murh senyum .murah senyum bukan berarti “ngobral” atau genit loh senyumitu ibadah .tapi tentunya seyum dengan penuh ketulusan bukan dengan senyum yang penuh ke pura puraan atau punya niat tertentu .snyumyang tulus akan lebih membuat oranglain merasa dihargai dan jiga menghargai kamu.
04ke empat,ramah tamah dengan lingkungan .orangyang ramah itu banyak temanya .jadi kita harus membuang jauh jauh sifat ananaiah kita (egois) dan sombong . (cara mengubah seorang teman adalah dengan mengubah diri sendiri) 0ke lima, jangan malu brtanya malu bertanya sesat dijalan .”pepatah ini b anyak benarnyaloh.kita perlu bertanya(aktif lebih dulu) tentang teman teman barumu misalnya ,siapanamanya ,dimana rumah nya ,berapa nomer telponya ,apa hobinya ……bla bla bla ;pokoknya segalahal agar dapat membuat segla aktifitas mu loncer . 06ke enam, patuhi peraturan yang berlaku dimanapun kita ada ,berusahalah sewdapat mungkin”BE A GOOD ONE.yakinlah ,bahwa banyak orang yang bakal menyayangi kita dan menghormati kita.
***

* Pergaulan dalam islam *


* Pergaulan dalam islam *

Gaul dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) artinya adalah berteman dengan akrab .ebagai makhluk social, manusia tidak mungkin hidup sendiri . mereka membutukahn orang atau makhluk hidup lainya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Kebutuhgan manusis bermacam macam.ada yang bersifat fisik seperti maknan minuman dll dan adpula yang non fisik seperti rasa aman kasih sayang,dan ketenangan dan lainya . untuk memenuhi berbagai kebutuhan Itu, manusia membutuh kan teman yang tentu sa ja di peroleh nya melalui pergaulan.
Masalah nya,teman seperti apa yang benar benar baik sehingga pe rgaulan yangb t erjalin sehat .,dinamis dan islami Elizabeth b.hurlock,penuls dan pen asehat barat dalam bukunya yangf berjudul pisikoloigi perkembangan (development psychology)edisi kelima membagi teman menjadi tiuga golongan. Pertama rekan ,yakin orang yang jadi teman kita karena dia berada dalam lingkungan yang sama dengan kita .kedua teman dermain ,yaitu individu yang terlibat dalam baik ,yaitu indi vidu yang ter libat dalam kegiatan menyenangkan bersama kita .ketiga,teman bail,yaitu temanyang dapat kita ajak ber tukar pikiran ,saling percaya dan saling member I .kelompok terakhir iniyan g dalam istilah gaul adalah sohib alias teman dekat .
Sayangnya pergolongan diatas tidak menerangkan dan menyer takan batasan batas khusus ,tentang siapa dan kelompok apa yang pantas menjadi teman gaul kita .artinya ,siapapun dapat dan bisa siapapun bisa dan pantas menjadi teman dekat kita .hal ini sangat b erbeda dengan hgal yang yer tulis dalam AL-Quran .al Quran dengan tegas mengatur pedoman dan rambu rambu orang yng tidak boleh alias ter lara ng dijadikan teman. Allah Swt.berfirman dalm surat nya; Sesungguhnya allah hanya melarang kamu berkawan dengan orang orang yang memerangi kamu karena agama ban mengusir kamu dari negeri kamu dan membantu(orang lain)untuk mengusirmu .da barang siapa menjadikan mereka sebagai kawan ,mak mereka itu ter masuk orang orag yan g zalim.”(QS;06:9)
Ayat diats menujukanb etapa besar perhatian allah swt pada kehidupan social umatnya.halini untuk menunjukan bahwa umat isalm harus waspaspada.sebab syetan sering men gunakan pesahabata untuk menghancurkan akidah dan keimanan umat islam .karenanya,salam berhubungan dengan orang lain dikenal dua istilah .yaitu sahabat sejati dan musuh sejati .sahabat sejati adalah orang yang selalu mengajak kepada kita untuk mengerjakan yang makruf dan yang meninggalkan yang mungkar .biasanya musuh sejati menngajak kita untuk bertindak dan mengerjakan kepada kemungkarn.musuh sejati tidak selalu menjadi lawan di medan perang .bahkan musuhg sejati bisa ada di sekitar kehidupan kita.makan bareng kita ,ngobrol dan main bersama kita san bisa tahu lebih banyak tentang diri kita yang membuat diri kita sakit dan kecewa adalah sahabat sejati kita mengecewakan kita

***

My family