
-Sapi yang Dititipkan Pada Allah-
Pada zaman Nabi Musa ada sepasang suami istri yang saleh. Mereka memiliki seorang anak laki-laki yang masih kecil. Suatu hari, ayah anak itu sakit. Sebelum meninggal, sang ayah masih sempat membeli seekor anak sapi. Ia akan mewariskan sapi itu pada anaknya. Anaknya itu jujur dan saleh. Ia berdoa menitipkan anak sapi itu pada Allah. Anak sapi itu pun silepaskannya berkeliaran dihutan.
Beberapa tahun kemudian. Ibunya menyuruh anak itu mencari sapinya. Dengan seizing Allah, anak itu menemukan sapinya yang sudah tumbuh besar. Sapi itu memiliki kelebihan. Bulunya kuning seperti emas jika terkena sinar matahari. Sapi itu terjual dengan harga emas seberat sapi itu.
Allah mengabulkan semua permohonanan hamba-hamba-Nya. Sehingga allah memiliki nam Al Mujiib yaitu Maha Mengabulkan.
“Dia telah menciptakan kalian dari bumi (tanah0 dan menjadikan kalian pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya).” (Q.S. Hud:61)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar