wolcome

thame

Bosen Sama Backgroundnya?
Ganti Aja!

Kamis, 22 Desember 2011

teman inikah cinta?




Teman.. Pernahkah kamu merasa satu ketika, kamu ditemukan dengan seseorang yang benar-benar satu kepala denganmu, sehingga kamu merasa dia sebagai teman sejiwamu, tapi kamu harus merasakan penderitaan yang teramat sangat kerana bagaimanapun ‘dia bukan untukmu’?
Teman.. Pernahkah kamu ingin menangis sekuatnya dan membiarkan seluruh dunia mengetahui betapa dalamnya luka di hatimu ketika ‘dia yang bukan untukmu’ bagaimanapun juga tak akan boleh kamu lenyapkan dari hati dan fikiranmu?
Teman.. Pernahkah kamu ingin berteriak melepas semua beban dari hatimu namun ‘dia yang bukan untukmu’ itu berada semakin kuat dalam hatimu?
Teman.. Pernahkah kamu begitu merindukannya, bahkan dalam tidurmu kamu masih dan tetap merindukannya walaupun hampr setiap hari kau tahu kamu boleh berjumpa dengan ‘dia yang bukan untukmu’ itu?
Teman.. Pernahkah kamu terus dan terus berusaha untuk menjaga hatimu dan mengisi relung jiwamu dengan terus ‘taqarrub Ilallah’ kerana walaupun kamu sedar bahawa semua ini telah digariskan oleh Allah Tuhan Sekalian Alam sebagai ujian bagimu, kerana Dia teramat menyayangimu.

Untukmu ‘sayang yang bukan sayangku’, saat aku tengah bergelut untuk lebih kaffah memasuki dan menjalankan ajaran agamaku, saat aku berusaha menyalakan kembali ghirah ke-Islamanku yang sempat redup, kamu datang padaku membawa kesejukan, membawa semangat perjuangan untukku sehingga kebimbangan tak lagi menyerang dan perlahan menyingkir dariku.
Wahai ‘sayang yang bukan sayangku’, namun mengapa kamu datang di saat yang tidak tepat? Tidak tepat bagiku, atau bahkan mungkin juga tidak tepat bagimu.
Wahai ‘sayang yang bukan sayangku’, mengapa kamu datang tiba-tiba dalam hidupku tanpa sempat aku berlari untuk menghindari dan menjauhimu?
Tanpa sempat aku mendirikan tembok yang kukuh sehingga kamu tak akan boleh memasuki hidupku?
Wahai ‘sayang yang bukan sayangku’, aku sedar betapa dirimu tak boleh ku salahkan begitu sahaja. Bahkan aku selalu berhusnuzhan terhadapmu, kerana aku yakin kamu pun mungkin tak menyedari bahawa dirimulah penyebab semua ini.
Wahai ‘sayang yang bukan sayangku’ sebenarnya ingin ku tanyakan kepadamu banyak pertanyaan yang tak boleh ku temukan jawabnya, kerana hanya dirimu yang tahu jawapannya.

"cantik yang sebenarnya"



Tidak cantik = rendah diri dan jarang disukai orang.
Cantik = Berkeyakinan , terkenal dan disukai banyak orang
Itulah sekelumit formula yang ada dalam fikiran wanita. Sebuah formula yang simple namun amat berbahaya. Dari manakah asal muasal formula ini? Mungkin dari media mahupun pandangan masyarakat yang telah diracuni bahawa, kecantikan hanya terbatas pada luaran sahaja. Yang cantik adalah yang berkulit putih, tinggi, hidung mancung, bibir merah dan sebagainya.
Akibatnya banyak kaum hawa yang ingin kelihatan cantik seperti yang digambarkan. Mereka tergoda untuk membeli kosmetik yang dapat mewujudkan mimpi-mimpi. Mereka lalai tentang syariat yang telah mengatur batasan-batasan untuk tampil cantik.
Mereka ingin kelihatan secantik model dan bintang filem. Perkataan cantik telah disalah erti sedemikian rupa oleh media, sehingga menukarkan hakikat cantik yang sebenarnya. Mereka sibuk mencalit bedak pada kulit tanpa peduli pada hati mereka yang kian gersang.
Tujuannya?
Jelas, untuk menambah deretan peminat dan agar lebih mudah mencari pasangan hidup. Alangkah naifnya. Fakta menunjukkan perkahwinan yang berjaya adalah bukan dari wanita yang cantik tetapi, dan kebanyakkan perkahwinan yang berakhir ditengah jalan adalah dari wanita – wanita yang cantik. Jadi, kaitan antara cantik dan kejayaan hidup!.
Orang yang berjaya dalam perkahwinan, walaupun tidak cantik tetapi keperibadiannya amat menyenangkan. Mereka tidak hanya fokus pada luaran sahaja tetapi mereka lebih peduli pada recovery iman yang nampak jelas dalam sikap dan prinsip hidup mereka, kukuh tidak goyah. Pun, jika ada yang berwajah elok, mereka menutupinya supaya kecantikannya tidak menjadi fitnah dan hanya dipersembahkan untuk suami sahaja
prinsip hidup mereka, bersyukur pada apa yang telah Allah berikan tanpa meminta lebih lagi. Ridha dengan bentuk tubuh dan wajah yang dianugerahkan Allah. Kerana inilah bentuk terbaik menurut-Nya, bukan menurut fikiran dangkal kita. Kalau kita boleh memilih, mempunyai wajah dan keperibadian yang cantik itu memang lebih baik, tetapi tidak semua orang dianugerahkan seperti itu. Itulah mahakeadilan Allah, ada kelebihan dan kekurangan pada diri setiap orang.

Dan satu perkara yang pasti, Tingkahlaku seseorang itu mencerminkan pemahaman mereka. Jika kita rajin menuntut ilmu agama, insyaallah gerak-geri kita sesuai dengan ilmu yang kita miliki. Begitu juga yang terjadi pada wanita-wanita yang terpaku pada kecantikan fizik semata – mata.

“Siapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, Allah akan fahamkan ia dalam agamanya”(Sahih, Muttafaqun ‘alaihi).

Hadist diatas dijelaskan oleh Syaikh Ibnu Baz bahwa ia menunjukkan keutamaan ilmu. Jika Allah menginginkan seorang hamba memperoleh kebaikan, Allah akan memahamkan agamaNya sehingga dia dapat mengetahui mana yang benar dan mana yang batil, mana petunjuk mana kesesatan. Dengannya pula dia dapat mengenal Rabbnya dengan nama dan sifat-sifatNya serta tahu keagungan hakNya.

Apalah gunanya cantik tetapi hati tidak tenteram. Cantik tetapi dilaknat oleh Allah dan rasulNya. Kecantikan fizikal tidak akan bertahan lama, ia hanya palsu sahaja.
Ada yang lebih cantik dihadapan Allah, Rabb semesta alam, iaitu kecantikan hati yang akan nampak pada mulianya akhlak. Banyakkan muhasabah, kenali apa-apa yang masih kurang dan lekas diperbaiki.

Faham Syari’at = CANTIK
Tidak Faham Syari’at = Tidak CANTIK sama sekali!
Bagaimana? setuju?

“Sesungguhnya Allah tidak melihat luaran kalian dan rupa kalian akan tetapi Allah melihat hati kalian” (HR.Muslim)

Banyak lebah mendatangi bunga yang kurang harum
Kerana banyaknya madu yang dimiliki bunga
Tidak sedikit lebah meninggalkan bunga yang harum kerana sedikitnya madu

Banyak lelaki tampan yang tertarik dan terpesona oleh wanita yang kurang cantik
Kerana memiliki hati yang cantik
Dan tidak sedikit pula wanita cantik ditinggalkan lelaki kerana keburukan hatinya

Karena kecantikan yang sejati bukanlah cantiknya wajah tetapi apa yang ada didalam dada
Maka percantiklah hatimu agar dicintai dan dirindukan semua orang.

Minggu, 06 November 2011

Inspirasi Sukses Teh Botol Sosro

Usaha ini bermula pada 1940. Saat itu,  Sosrodjojo, ayah Soetjipto, memulai usahanya di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, Slawi. Pada saat memulai bisnisnya, produk yang dijual adalah teh kering dengan merek Teh Cap Botol. Pemasarannya masih terbatas, hanya seputar Jawa Tengah saja.  Sosrodjojo mulai memperluas bisnisnya. Pada 1953, dia berani merambah ke Jakarta. Saat itu, di Jawa Tengah, Teh Cap Botol sudah sangat terkenal.

Sosrodjojo menggunakan strategi 'Cicip Rasa'. Dia membagikan contoh produk di ibukota. Dia datang ke pasar-pasar untuk memperkenalkan Teh Cap Botol dengan cara memasak dan menyeduh langsung di tempat. Setelah seduhan tersebut siap, teh dibagikan kepada orang-orang yang ada di pasar.

Namun, cara ini kurang berhasil karena teh yang telah diseduh terlalu panas dan proses penyajiannya terlalu lama, sehingga pengunjung di pasar yang ingin mencicipinya tidak sabar menunggu.

Sosrodjojo pun memutar otak. Ia tidak lagi menyeduh teh langsung di pasar. Tetapi teh dimasukkan dalam panci-panci besar yang selanjutnya dibawa ke pasar dengan menggunakan mobil bak terbuka. Lagi-lagi cara ini kurang berhasil karena teh yang dibawa, sebagian besar tumpah dalam perjalanan.

Akhirnya muncul ide untuk membawa teh yang telah diseduh itu dikemas ke dalam botol yang sudah dibersihkan. Ternyata cara ini cukup menarik minat pengunjung, karena selain praktis juga bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu menunggu tehnya dimasak.

Pada 1969 muncul gagasan teh siap minum dalam kemasan botol. Pada 1970, teh dalam kemasan botol diproduksi masal. Setelah usaha ini pesat, pada 1974 keluarga Sosro mendirikan PT Sinar Sosro yang mengelola pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia. Bahkan, Sosro mengklaim, teh kemasan botol merupakan yang pertama di dunia.

Model botol untuk kemasan Teh Botol Sosro mengalami tiga kali perubahan, masing-masing pada 1970, pada 1972, dan terakhir pada 1974. Desain terkhir hingga kini masih dipertahankan.

***

Kini, sejak awal 1990, bisnis ini mulai dikelola oleh Generasi Ketiganya, cucu Sosrodjojo. Inovasi pun terus dilakukan. Mereka tak hanya memasarkan Teh Botol saja. Mereka merambah dengan dengan teh aneka rasa, air minum dalam kemasan, hinga jus dalam kemasan.
Semua usahanya dikelola melalui dua perusahaan.  PT Sinar Sosro, perusahan yang memproduksi Teh Siap Minum Dalam Kemasan. Produk-produknya adalah Tehbotol Sosro, Fruit Tea Sosro, Joy Tea Green Sosro, TEBS, Happy Jus, dan Air Minum Prim-A. Serta PT Gunung Slamat, perusahaan yang memproduksi Teh Kering Siap Saji. Produk-produknya adalah Teh celup Sosro, Teh Cap Botol, Teh Poci, Teh Terompet, Teh Sadel, Teh Sepatu, dan Teh Berko.

Kolonel Sander Si Founder KFC

Ketika kita membicarakan ayam goreng maka terlintas dalam benak kita KFC. Tak dapat dipungkiri bahwa KFC memang salah satu restoran ayam goreng terkenal di belahan dunia ini. Inilah kisah kegigihan Kolonel Sanders, pendiri  waralaba ayam goreng terkenal KFC. Dia memulainya di usia 66 tahun. Pensiunan angkatan darat Amerika ini tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. Namun dia memiliki keahlian dalam memasak dan menawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Kolonel Harland Sanders adalah pelopor Kentucky Fried Chicken atau KFC yang telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam industri waralaba  makanan siap saji di dunia. Sosok Kolonel Sanders, bahkan kini menjadi simbol dari semangat kewirausahaan. Dia lahir pada 9 September 1890di Henryville,Indiana, namun baru mulai aktif dalam mewaralabakan bisnis ayamnya di usia 65 tahun. Di usia 6 tahun, ayahnya meninggal dan Ibunya sudah tidak mampu bekerja lagi sehingga Harland muda harus menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3 tahun. Dengan kondisi ini ia harus memasak untuk keluarganya. Di masa ini dia sudah mulai menunjukkan kebolehannya.
Pada umur 7 tahun ia sudah pandai memasak di beberapa tempat memasak. Pada usia 10 tahun ia mendapatkan pekerjaan pertamanya didekat pertanian dengan gaji 2 dolar sebulan. Ketika berumur 12 tahun ibunya kembali menikah, sehingga ia meninggalkan rumah tempat tinggalnya untuk mendapatkan pekerjaan di pertanian di daerahGreenwood,Indiana. Selepas itu, ia berganti-ganti pekerjaan selama beberapa tahun.

Intisari Sebuah Semangat

"Mereka akan bersumpah kepadamu dengan nama Allah, ketika kamu kembali kepada mereka, agar kamu berpaling dari mereka. Maka berpalinglah dari mereka; karena sesungguhnya jiwa mereka itu kotor dan tempat mereka adalah neraka Jahanam, sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan" (At - Taubah : 95)

Jika cinta dan kemunafikan telah berdiri dalam tempat yang sama, maka garis tipis antara nurani dan syahwat memang akan sulit untuk terlihat berbeda. Inilah kisah gemuruh pembantaian, penindasan dan otoritas dari orang - orang yang tidak pernah mengerti objektifitas dari "untukmu agamamu dan untukku agamaku"(Qs 109) lalu coba berkelit dari realitas yang sudah jelas di tulis bahwa Tidak ada paksaan dalam mengikuti agama Islam (Qs2:256).
Tapi sejak Yahudi lebih memilih untuk lebih percaya kepada sapi emas daripada mematuhi anjuran sang kekasih Allah Nabi Musa As. Maka sejak itu pula mahkota sejarah mempunyai definisi baru yang isinya berakhir dalam ketukan palu dan kesepakatan di rumah-rumah para pakar retorika `kebebasan, persamaan dan persaudaraan yang tak pernah mampu belajar dari busuknya sejarah yang selalu di tulis berdasarkan egosentris paling menjijikan dari para gentiles.

Ceritakanlah tentang jeritan tangis dan rasa kehilangan, kehampaan dan ketakutan dari teror - teror para ksatria hak asasi dan demokrasi, yang menghujani bumi dan tanah leluhur dari para generasi Syahadatain. Cerita yang tidak ada habisnya dari Ketapel-ketapel Baitul Maqdis, Iraq, Afghanistan, Khasmir, Chechnya hingga yang paling up date yaitu api sejarah di Beirut Libanon, Patani Thailand hingga pelarangan jilbab di Perancis. Gambaran nyata bahwa  dunia sedang kembali kepada budaya bar-bar yang memicu ulang energi sodom dan gomora dalam duet baru antara Abu Jahal dan Gengis Khan.

Dan memang benar jika Allah SWT menghendaki, niscaya seluruh batang hidung alam semesta ini akan dijadikannya dalam satu warna. Tetapi Allah memang hendak menguji kita (Qs 5:48). Untuk belajar bahwa menjadi Islam adalah sebuah sumpah yang setelah itu kamu akan diuji (Qs 29:2). Karena kita memang tidak sedang dididik untuk menjadi penonton, tapi kita juga dididik untuk mengambil bagian dalam pertempuran sepanjang masa ini bahwasanya orang - orang yahudi dan nasrani tidak akan rela kepada Islam hingga Islam mengikuti ajaran mereka (Qs 2 : 120). Begitulah misi semesta ini telah mengajarkan kita pada sebuah panggilan yang akan mengingatkan kita pada perbedaan yang takkan pernah bersatu tentang definisi haq dan bathil, karena boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu
tidak baik bagimu. Allah Mengetahui sedang kamu tidak mengetahui (Qs2:216).

Disinilah semangatnya bertarung antara kepentingan jiwa dan nurani yang kafir melawan nurani yang memahami hakekat dari misi rahmatan lil `alamin ini, Semangat Abu Jahal melawan semangat Rasulullah SAW, Semangat paganisme melawan Kalimat Tauhid. Semua sudah di takdirkan, tongkat estafet dakwah itu sudah diturunkan. Dan ketika misi 23 tahun itu sudah selesai dan lelaki yang menjadi bagian mutlak dari kesempurnaan semangat tauhid itu harus kembali ke Penciptanya dan menitipkan cerita baru bagi sejarah emas ini, tentang kisah para penerus di masa yang akan datang, tentang kelanjutan misi robbani ini hingga ke penghujung zaman.

Tapi Iblis memang tidak pernah senang kepada Syariat Allah SWT, ia selalu ada bersama kita dari depan belakang, hingga kanan dan kiri (Qs7:17). Meracuni semua aspek dalam kehidupan kita Bisikannya akan terus menghampiri dan memprovokasi langkah, pemikiran, tingkah laku kita agar selalu mendustai nikmat Allah SWT (QS 55) hingga menghancurkan peradaban kita dan mengingkari sumpah yang di hari kiamat membuat kita menjadi bagian dari para penghianat yang berkata sesungguhnya pada saat itu kami lalai (Qs7:172) pada kebenaran Islam ini dan selalu mendengarkannya sambil bermain - main (Qs21:2). Keterlambatan penyesalan yang membuat semua manusia terkutuk itu menyesal dan berharap hidup kembali ke dunia menjadi orang muslim
(Qs 15:2)

maka semangat - semangat kita memang seharusnya diimunisasi ulang bersama identitas Syahadatnya. Agar ia tidak salah untuk digunakan. Agar poros pergerakan berbaris rapih seperti bangunan yang kokoh (Qs61:4). Karena Syahadat adalah cermin dasar energi, kepribadian dan gairah hidup keislaman yang tidak bisa di jelaskan dengan keterbatasan manusia. Supremasi yang mampu mencangkok ulang peradaban Anshor, Muhajirin dan Kabilah - kabilah Arab untuk mengerti bawah fanatisme suku, ras dan golongan hanya akan membawa umat manusia kepada kemudharatan panjang dan semua itu hanya bisa disatukan dalam ruh keimanan, lalu selanjutnya keimanan itu akan menghidupkan semangat peradaban baru. Dalam satu payung yang mengikat semua dalam aturan yang sudah di gariskan bahwa Tidak ada tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT.

Dan Syahadatain memang telah membuktikan sejarahnya, Arab yang tidak pernah dianggap istimewa dalam peta sejarah dunia kini telah berubah menjadi cahaya baru yang sejukkan semesta dengan intisari peradaban yang haluan mata airnya dibangun dari pondasi kalimat Tauhid yang agung, dan teknis pelaksanaannya dibentuk oleh proses bersama sang suri teladan Rasulullah SAW. disusun bersama strategi yang mengukir sejarah dalam sebuah semangat yang penuh hentakan yakin untuk berkata "wahai pamanku, demi Allah, andaikan mereka meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku, agar aku meninggalkan agama ini, hingga Allah memenangkannya atau aku ikut binasa karenanya, maka aku tidak akan meninggalkan agama ini". keteguhan Rasullullah SAW yang kini lebih banyak terlupakan itu seharusnya mampu mengajarkan kita pada lapisan sejarah tentang ember bocor dari semua syair kebajikan Abu Thalib yang begitu setia menemani dan melindungi Rasulullah SAW inipun gagal untuk menyelesaikan misteri seleksi alam itu, hanya karena semangat kebaikan beliau tidak terimunisasi dengan baik bersama hakekat syahadatain yang sesungguhnya.

Mari selamilah misteri semangat ini, pertarungan batin di ruang hati mereka yang terlanjur terjebak dan tidak mampu keluar seleksi panjang kehidupan dari sesuatu yang sering di anggap proses pembelajaran, yang disisi lain justru lebih banyak terlihat mencampuradukan antara hak dan batil. Salimul Aqidah yang kini telah tercemari oleh orientasi ghanimah dan thagut - thagut berlabel "kita jugakan harus menghargai latar belakang seseorang'. Ketakutan atas setiap friksi dan konfrontasi yang kini sudah tidak mampu melihat hakekat objektifitas yang sebenarnya.

Atau mungkin memang iblis di zaman ini telah ada dalam berbagai macam bentuk, bahkan merekapun bersyahadat diatas lidah dan bibir mereka, dan jika mereka bertemu dengan orang yang benar - benar beriman dan memperjuangkan syariat Allah SWT mereka akan berkata "kami telah beriman", tetapi apabila mereka kembali kepada para setan - setan (pemimpin - pemimpin) mereka, mereka berkata "sesungguhnya kami bersama kamu (setan), kami hanya berolok - olok" (Qs 2 :14). Biarkanlah filterisasi alam akan meyeleksi semuanya. hingga kita dapat melihat pesan dari syair Hudaibiyah dalam sebuah panggilan Baiat Ridhwah ketika Jadd bin Qais menjadi
penerus Abdullah Bin Ubay yang selanjutnya. Kepengecutan yang menemami kemunafikan lalu melahirkan ekstremis - ekstremis baru, yang lebih ekstrem dari para pengecut propaganda yang mengkawinkan kebebasan dan hak asasi pada kacamata humanisme ala Robin Hood, yang melawan kedzaliman dengan strategi dari api lilin - lilin yang tidak mengerti janji tentang keabadian cahaya terang yang sebenarnya.

Hingga persis ketika Perjalanan Risalah ini sampai ketitik akhir kesempurnaannya dan Umar Bin Khatab ra berkata "Sesungguhnya setelah kesempurnaan itu hanya ada kekurangan". Ungkapan tulus yang keluar setelah beliau mendengarkan wahyu Allah SWT yang terakhir dari mulut Rasulullah SAW "Pada hari ini telah Kusempurnakan bagi kalian agama kalian dan telah Kucukupkan kepada kalian nikmat-Ku dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama kalian" (Qs 5:3). Begitulah semangat dan Syahadatain seharusnya bisa menjadi anugerah keseimbangan, yang porsi naturalisasinya hanya bisa kau petakan dengan iman dan keikhlasan nurani. Dan orisinalitasnya hanya bisa kita mulai dengan ruang - ruang yang penuh dengan marifatulloh lalu hidup pada nilai - nilai Marifatul sang rasul yang sempurna dan disempurnakan itu. Dan jika semua itu terlihat sekurang ramalan Umar Ra, mungkin itu semua karena memang kita sendiri telah lalai akan Syahadat kita. Karena bisa jadi kita memiliki syahadatnya tapi kita tidak mampu membangun semangat untuk menghidupinya atau kita memang memiliki semangatnya tapi kita terlalu `pintar' untuk merenungi harta karun terdahsyat dari nilai jual tiada taranya dari sebuah semangat hidup yang dimulai dengan Syahadatain.

"Umat ini tidak bisa di kalahkan oleh umat manapun, ia hanya bisa dikalahkan oleh dirinya sendiri"(As Syahid Sheikh Abdullah Azzam Dari Buku Bergabung Bersama Kafilah)

Konsumerisme Idul Adha



Hari ini hampir semua ceramah usai sholat ied bicara tentang keteguhan Nabi Ibrahim As dan ketulusan nabi Ismail As. Yup Idul Adha memang satu moment yang utama bagi kita umat Islam. Bahkan begitu utamanya sampai - sampai umat Nasrani yang suka ikut ikutan memberikan ucapan selamat Idul Fitri atau Selamat Lebaran atau selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan, pada saat  Idul Adha tidak mau mengucapkan Selamat Idul Adha, pada saya sangat senang kalau ada umat nasrani mengucapkan selamat Idul Adha, karena itu berarti mereka mengakui bahwa Alkitab itu salah, karena didalam alkitab itu yang minta disembelih adalah Nabi Ishak, sedangkan dalam Al Qur'an adalah Nabi Ismail As..
Benerkan Pluralisme itu pembodohan! karena yang namanya penyatuan agama itu sarat kepentingan pemurtadan. Harapan kaum nasrani agar umat islam mau ikutan kasih ucapan Natal ke mereka saat natalan tiba jelas sebuah penerapan budaya berlabel pluralisme paling picik dinegara ini. Kalau memang pluralisme..ayolah gereja gereja ikut mengucapakan "Selamat Idul Adha kepada Umat Islam, Selamat Meneladani Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As"....keren tuh kalau terpampang di gereja hehehe...
Idul Adha juga punya arti penting bagi saya, karena di malam Idul Adha-lah saya melaksanakan syahadat saya, dan esoknya saya langsung melakukan sholat ied di Masjid Baiturrahim Villa Taman Kartini, tidak terasa 10 tahun sudah saya menjalani perjalan sbagai seorang muslim dengan beragam dinamikanya.
Maaf...sekali lagi maaf, saya tidak bisa bikin kata kata bagus untuk kirimkan kalian SMS pengucapan selamat idul adha, soalnya saya seharian ini sudah cukup aneh dengan beberapa tradisi diperumahan disekitar saya. Salah kaprah tradisi,...semoga ditempat lain tidak terjadi.
Mulai daging kambing hingga sapi di perumahan sekitar saya ini, ternyata usai disembelih malah dibagikan ke warga perumahan yang nota bene setiap hari mampu beli daging. Bahkan anehnya lagi daging yang mahal dibagikan ke perumahan, sedangkan daging yang murah untuk kaum dhuafa. Hadooow...Padahal kaum dhuafa itu sudah antri dari pagi sampai maghrib untuk dapat daging qurban. Padahal niat qurban adalah untuk dhuafa yang makan daging satu tahun sekali lebih diprioritaskan, bukan untuk orang yang mampu beli daging setiap hari...
ya...selamat idul adha semuanya, semoga kita tidak menjadi kapitalis tanpa sadar dalam meneladani semangat Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As...

Batman Dan Mbah Gendeng


“Huh, siyal, masa’ bocor lagi sih”, ujar Batman gemas sambil menendang pintu BatMobile-nya perlahan. Meskipun kesal, ia masih cukup sadar untuk tidak melampiaskannya kepada kendaraan tercintanya, yang cicilannya belum lunas itu. Dengan susah payah, ia mendorong mobilnya ke pinggir, ke sebuah tambal ban yang kebetulan berada tidak jauh dari situ.
Mbah Gendeng – Nambal Ban Sejak 1911
Begitu tulisan yang tertera di atas “bengkel” kecil yang didirikan seadanya di bawah sebuah pohon beringin besar.
“Bannya bocor ya, nak?”, tanya seorang kakek tua yang tiba-tiba muncul dari balik pohon.
“Iya, mbah”, jawab Batman lesu, “sudah kedua kalinya nih. Padahal baru sekitar 5km lalu bocor dan ditambal.”
“Hmmm…”, mbah Gendeng mengangguk-anggukan kepalanya dan mulai mempersiapkan peralatannya. Bak air sabun untuk memeriksa bagian ban yang bocor, dongkrak, pompa angin, dan sebagainya. “Silahkan duduk dulu aja di kursi kayu itu, nak. Biar mbah kerjakan dulu bannya.”

45 menit berlalu, Batman mulai gak sabar. Maklum, ia lagi semangat-semangatnya untuk bangkit kembali dari keterpurukannya dan ingin segera sampai ke WTC untuk membuka gerai HP. Ditambah lagi, seekor kura-kura berseragam “Bukan Express” yang tadi disalipnya kini sudah berjalan melewati tempat ia duduk. “Masa’ Batman kalah cepet ama kura-kura”, pikir Batman dalam hati. Penasaran, ia mendekati Mbah Gendeng dan mengintip kerjanya.
“Pantesan aja lama!”, sergah Batman kasar. “Lha wong kerjanya lambat banget gini! Apa gak bisa lebih cepet lagi, mbah?!”
Mbah Gendeng meletakkan ban dalam BatMobile yang sedang ia pegang dan menoleh ke arah Batman. Tatapannya yang tajam membuat Batman secara tidak sadar mundur selangkah ke belakang. Tanpa disangka, dengan tidak kalah kerasnya, Mbah Gendeng balik bertanya, “Memangnya kamu pikir pekerjaan ini tidak penting sehingga harus dikerjakan dengan terburu-buru?”
“Memang begitu, kan? Cuman nambal ban ini, apa pentingnya? Jauh lebih penting pekerjaanku yang ke sana kemari buat nyelamatin dunia dari orang jahat! Mbah tahu kan kalo aku ini Batman?!”
“Iye, terus so what gitu loh, mau situ Superman kek, Batman kek, Barack Obama kek, SBY kek, tetep aja, jangan pernah ngeremehin pekerjaan saya!”
Batman sudah akan membuka mulutnya lagi untuk menjawab, namun kakek tua itu tidak mau kalah cepat dan melanjutkan kata-katanya.
“Dengarkan baik-baik, anak muda. Coba pikir. Seandainya tadi kamu dalam perjalanan untuk menyelamatkan ribuan orang dan banmu bocor, apa bukan berarti yang saya kerjakan ini tidak sama pentingnya dengan pekerjaanmu? Dengan memperbaiki ban bocormu dengan baik dan teliti, secara tidak langsung saya suda membantu kamu menyelamatkan mereka — ribuan orang itu.”
“Tidak usah muluk-muluk. Setiap ban bocor yang saya perbaiki pasti berhasil membawa pengemudinya tiba dengan selamat sampai di rumah. Coba bayangkan apabila saya melakukannya dengan asal-asalan. Bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bukan?”
“Lihat ban dalammu ini”, Mbah Gendeng menyodorkan dua buah ban dalam BatMobile yang sedang ia kerjakan. “Perhatikan ini, bekas tambalan yang dilakukan oleh penambal ban sebelumnya. Kasar dan kurang kuat rekatannya. Itu sebabnya tadi ban mobilmu bocor lagi. Masih untung tidak terjadi apa-apa. Dan ini, yang ada di kanan, adalah hasil tambalan ban yang aku lakukan. Bandingkan!”
Batman tercenung. Ia memperhatikan ban dalam pada bagian yang ditunjukkan oleh Mbah Gendeng dan ternyata memang benar, pekerjaannya kurang baik. Bahkan jauh dibandingkan hasil pekerjaan Mbah Gendeng. Padahal tadi ia cukup senang dan memberi tips lebih kepada penambal ban sebelumnya karena kerjanya hanya butuh waktu 5 menit saja.
Dengan menunduk, Batman mohon maaf kepada Mbah Gendeng dan beringsut kembali ke kursi kayu untuk menunggu. Di satu sisi, ia malu terhadap apa yang telah ia lakukan, namun di sisi lain, ia gembira karena mendapat pelajaran baru tentang hidup dan juga tentang bisnis.
“Aku pasti tidak akan kalah oleh Peter Parker”, ujar Batman dalam hati sembari tersenyum.

Rabu, 20 Juli 2011

Soldier embraces Islam with the Pakhtoon people of Afghanistan



Andai kita tahu ini Ramadhan terakhir



Andai kita tahu ini Ramadhan terakhir..

masih ada kesempatan untuk melaksanakan sholat di awal waktu
sholat yang dikerjakan.. .sungguh khusyuk lagi tawadhu'
tubuh dan qalbu...bersatu memperhamba diri
menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janji
"innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin"
[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku...]

andai kita tahu ini Ramadhan terakhir.. ..

tidak akan kita sia siakan walau sesaat yang berlalu
setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran senantiasa kita bacakan dan perdengarkan kehadapan MU ...ya Rabb

andai kita tahu ini Ramadhan terakhir..

setiap malam kita sibukkan dengan
bertarawih.. .berqiamullail. ..bertahajjud. ..
mengadu...merintih. ..meminta belas kasih
"sesungguhnya aku berharap untuk ke syurga-MU
dan....aku tak sanggup untuk ke neraka-MU"

andai kita tahu ini Ramadhan terakhir..

kita akan selalu bersama dengan mereka yang tersayang
kita isi Ramadhan dengan hal yang bermanfaat
kita buru...kita cari..suatu malam idaman
yang lebih baik dari seribu bulan


andai kita tahu ini Ramadhan terakhir..

kita bakal menyediakan batin dan zahir
mempersiapkan diri...rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan ...lorong-lorong ridha Ar-Rahman

Duhai Ilahi...

andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah Ramadhan ini paling berarti...paling berseri...
menerangi kegelapan hati kami
menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMu ...Ya Ilahi
yang bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti

Namun teman....

tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi diri kita
yang mampu bagi seorang hamba itu hanyalah
berusaha...bersiap-siap ...bersedia ...meminta belas-NYA

Marhaban ya Ramadhan,

Bulan dimana nafas kita menjadi tasbih, tidur kita menjadi ibadah, amal kita diterima dan do'a kita di ijabah,

Sebelum cahaya surga padam, Sebelum hidup berakhir,
Sebelum pintu tobat tertutup, Sebelum Ramadhan datang,

dan untuk menambah khusyu-nya ibadah dibulan yang suci - yang penuh dengan berkah serta ampunan ini, saya pribadi ingin menghaturkan PERMOHONAN MAAF lahir dan bathin,

Semoga kita semua senantiasa berada dalam Rahmat dan Hidayah ALLAH SWT serta selalu sehat dalam melaksanakan ibadah Ramadhan.

Taqqobalahu Minna Waminkum, Taqoballahu Ya Karim,

memahami



Semakin Anda memahami lebih banyak tentang dunia di sekitar Anda, semakin bergairah dan penasaran terhadap kenyataan hidup dalam hidup Anda.
________________________________________
Gairah adalah salah satu elemen pokok yang meringankan upaya dan mengubah kegiatan-kegiatan yang biasa-biasa saja menjadi suatu pekerjaan yang dapat dinikmati.
Semakin besar “Mengapa” Anda akan semakin besar energi yang mendorong Anda untuk meraih sukses.
Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara konstan.
Mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok.
Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal.
Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu.
Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita.
Jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi harus. Karena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat.
Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya.
Bisakah kita meraih sukses yang lebih besar lagi?
Merumuskan Visi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental. Visi dan Misi Anda akan menjiwai segala
gerak dan tindakan di masa datang.
Jangan takut dengan gagalnya meraih visi, kegagalan meraih visi sebenarnya bukan suatu kegagalan, tetapi merupakan keberhasilan yang Anda tempuh meski tidak sepenuhnya.
Visi itulah yang akan menuntun perjalanan hidup Anda.
Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. Jika anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kepada kesuksesan.
Jika Anda ingin menang— dalam bisnis, karir, pendidikan, olah raga, dsb— maka Anda harus memiliki kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang pula.
Jika Anda ingin suatu kehidupan yang berbeda, buatlah keputusan yang berbeda juga.
Tengoklah kembali perjalanan Anda saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya.
Potensial pilihan Anda begitu melimpah, keputusan Anda dapat saja merubah hidup Anda secara dramatis dalam waktu singkat.
Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.

ketakutan



Ketakutan-ketakutan akan membatasi Anda untuk melakukan berbagai hal yang sangat berarti bagi Anda.
Mulailah sekarang juga untuk melangkah, menuju tujuan Anda meskipun selangkah demi selangkah tetapi akan membawa Anda ke tujuan, asal arah yang Anda tempuh benar.
Mimpi memang sangat perlu untuk memelihara gairah hidup dan kemajuan, tetapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka.
Aplikasi atau tindakanlah yang membuat orang sukses, tentu saja setelah mimpi yang tinggi dan ilmu yang mencukupi.
Bagaimanapun mimpi yang bernilai tinggi otomatis memerlukan pengorbanan yang tinggi pula dan kerja yang terfokus.
Diam tidak pasti, bertindak tidak pasti, kalau begitu mendingan kita bertindak.
Semakin berkerja keras kita, semakin beruntung kita. Apalagi jika niat kita lurus, tidak ada kerja keras kita yang sia-sia. Allah Mahatahu, sehingga pasti akan tahu apa yang terbaik bagi kita, termasuk mungkin kita harus lebih banyak berusaha.
Sedetik waktu terlewat, tidak akan pernah bisa kembali. Maka jangan sia-siakan waktu yang kita miliki.
Sesungguhnya waktu adalah hidup, dan hidup sendiri adalah menjalani waktu. Sejauh mana Anda menghargai waktu, berarti sejauh itulah Anda menghargai hidup Anda.
Bekerjalah sebaik mungkin, pikirkan berbagai kemungkinan yang terjadi, sehingga jika kemungkinan tersebut datang kita sudah siap. Bisa saja esok akan lebih sulit.
Ketidakpastian selalu menyertai kita, jangan lari, percuma. Yang perlu dilakukan ialah gunakanlah kreatifitas Anda untuk mencari solusi-solusi baru dan tetaplah semangat untuk
mengaplikasikan solusi-solusi tersebut.
Mungkin saja setiap masalah dan tantangan yang kita anggap sulit itu masih ada solusinya, namun belum terpikirkan oleh kita.
Hindarilah membatasi diri Anda, pikiran-pikiran Anda, atau mimpi-mimpi Anda, sebab, apa yang kita lakukan atau apa yang kita buat esok hari tidak pernah terpikirkan hari ini.
Manusia sudah diberi kemampuan untuk berkreasi.
Tidak ada waktu yang lebih baik selain sekarang untuk memulai hidup yang baik. Anda tidak perlu untuk menciptakan ulang kehidupan anda di waktu yang sudah lewat. Mulailah meskipun hanya dengan satu langkah, yang penting anda memulai, jangan ditunda untuk besok.
Jika Anda ingin beruntung, persiapkan diri Anda dengan membina sikap Anda dan membekali diri dengan berbagai keterampilan yang memadai.
Anak bebek akan bertingkah seperti ayam saat menganggap dirinya ayam. Sebaliknya anak bebek bertingkah laku sebagai mana bebek lainnya saat dia sadar kalau dia itu bebek. Fenomena ini juga berlaku pada manusia, dia akan bertingkah sesuai dengan anggapan pada dirinya sendiri.
Sekali kita underestimate terhadap diri sendiri, kita akan rugi, karena potensi kita akan terkungkung oleh batas yang terlalu sempit dibandingkan dengan batas yang sebenarnya.

Cacat atau kekurangan lainnya mem ang akan membatasi kebebasan kita di suatu sisi. Namun kebebasan itu banyak dan bermacam-macam, jika salah satu kebebasan kita terpenjara, kita masih bisa mencari kebebasan yang lainnya.
Jangan menganggap diri kita tidak mampu sebelum mencoba, belajar, dan berlatih.
Kita memiliki keunikan masing-masing yang dapat menjadi keunggulan kita masing-masing.
Jika Anda belum merasa memiliki keunggulan saat ini, mungkin Anda belum memiliki semangat yang tinggi dan motivasi yang kuat dalam rangka menggali potensi Anda. Untuk meraih keunggulan lebih tinggi kita memerlukan bantuan orang lain.
Dalam mengahadapi perubahan dan untuk menjadi manusia unggul ada satu jalan yang tidak boleh tidak harus kita lakukan, yaitu selalu memperbaiki diri terus-menerus.
Allah SWT memerintahkan kita untuk mau berpikir tentang penciptaan-Nya yang begitu menakjubkan, rumit, dan kompleks. Namun semua itu telah Allah SWT tundukan untuk kita. Ini sebagai tanda bahwa manusia memiliki kemampuan (dari Allah) untuk menundukan apa yang ada di langit dan di bumi.
Mengevaluasi apa yang kita lakukan dan semua pencapaian kita. Apapun hasilnya akan menjadi fondasi kuat untuk kehidupan kita dimasa mendatang yang lebih baik.
Lalui kesulitan dan betakwalah, maka kemudahan pun akan datang.

Cinta hakiki



Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi orang yang beriman ialah cinta kepada Allah. Sehingga cinta kepada Allah-lah yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas.
sukses yang sudah Anda alami di masa lalu akan membantu untuk memotivasi Anda di masa yang akan datang.
Jika Allah yang menjadi tujuan, kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan yang kecil di hadapan Allah? Jika mencari nafkah merupakan ibadah, semakin kerja keras kita, insya Allah semakin besar pahala yang akan diberikan oleh Allah. Jika nafkah yang didapat merupakan bekal untuk beribadah, maka semakin banyak nafkah yang didapat, semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan.
Uang + Ahklaqul Karimah akan menjadi modal yang sangat berharga baik untuk Anda sendiri, maupun untuk kemajuan Umat Islam. Kejarlah keduanya.
Jika niat sudah terpancang karena Allah, tidak akan ada halangan yang bisa menghentikan seseorang melakukan sesuatu. Niat karena Allah ialah motivator yang utama dan seharusnya menjadi satu-satunya motivator kita.
Jangan sampai kita terlena untuk memenuhi kekayaan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja, hingga kita lupa akan tugas kita yang sesungguhnya di dunia ini yaitu mengumpulkan perbekalan untuk menuju kampung akhirat yang kekal. Jadi perkayalah diri Anda baik dengan materi maupun dengan ruhani, dan bagikan kekayaan tersebut kepada orang-orang yang ada disekitar Anda, terutama yang lebih membutuhkan.
Ada peluang dan ancaman dibalik harta yang kita miliki.
Tindakan kita akan mengacu kepada apa yang ada dalam pikiran kita.
Jangan terpaku dengan asumsi dan persepsi sendiri, karena bisa salah. Cobalah mulai membuka pikiran Anda terhadap pikiran orang lain, tentu saja dengan filter nilai-nilai yang Anda anut.
Seperti perkelahian orang yang kecil dengan orang yang besar, jika mengadu tenaga atau kekuatan tentu saja si kecil akan kalah, tetapi dengan kecerdikan, si besar bisa dikalahkan.
Sudahkah Anda melihat dan meneliti apa yang sudah Anda lakukan dan membuat rencana ke depan agar lebih baik?
Proyek besar tidak bisa diselesaikan sekaligus, tetapi harus dibagi-bagi kebagian yang kecil dan dapat dikendalikan.
Anda hanya memerlukan rencana yang sederhana dan tetap sederhana, yang penting Anda konsisten menjalankannya.
Dua hal yang perlu Anda ketahui sebelum memulai bisnis, pertama ketahuilah bahwa bisnis itu tidak mudah, kedua bekali diri Anda dengan sikap dan keterampilan yang memadai. Tetapi yakinlah bahwa Anda bisa.
Rencana adalah jembatan menuju mimpimu, jika tidak membuat rencana berarti tidak memiliki pijakan langkahmu menuju apa yang kamu cita-citakan.
Putuskan apa yang Anda inginkan, kemudian tulislah sebuah rencana, maka Anda akan menemukan kehidupan yang lebih mudah dibanding dengan sebelumnya.
Rencana memberikan arah langkah Anda.
Kunci pengelolaan waktu yang efektif: mengeset prioritas dan konsentrasi pada satu pekerjaan pada satu waktu.
Untuk mencapai puncak, Anda harus melalui anak tangga dan terus menerus naik, maka Anda akan mencapai puncak yang Anda inginkan.
Jika sukses merupakan akibat, tentu saja ada sebabnya. Jadi langkah pertama jika Anda ingin sukses ialah dengan mengetahui terlebih dahulu sebab-sebab yang membuat orang lain sukses.

perbedaan orang sukses dengan pecundang



Apa yang membedakan Anda dengan orang lain yang sukses? Jawabannya karena Anda tidak mengerjakan apa yang orang sukses kerjakan.
Segala sesuatu yang kita kejar selalu menuntut bayaran. Hal yang paling umum yang diperlukan saat mengejar cita-cita ialah mengganggu zona nyaman.
Suatu saat mungkin Anda merasa dunia ini bau terasi, kemana pun Anda pergi bau terasi selalu tercium. Sebelum Anda memutuskan bahwa dunia ini penuh dengan terasi, periksalah diri Anda mungkin ada terasi pada kumis atau pakaian Anda.
Untuk mengubah sikap, ternyata tergantung pada diri Anda sendiri.
Menghilangkan sifat dengki pada diri kita akan membantu kita menuju kesuksesan baik dunia maupun akhirat.
Dengan disiplin bukan saja kita tidak mendapatkan sangsi, tetapi dengan disiplin kita akan meraih sukses, terhindar (insya Allah) dari kecelakaan, dan disiplin juga adalah ibadah.
Bermimpilah, buatlah tujuan dari mimpi Anda, buatlah rencana, lakukan rencana, dan capailah mimpi Anda.
Mungkin saja di tempat lain rezeki Anda sudah menunggu.
Jika Anda mempunyai misi mulia, jangan takut untuk gagal, bukan hasil yang akan dinilai, tetapi usaha Anda untuk mencapainya.
Jika kegagalan menghampiri Anda bukan berarti Anda harus menyerah, tetapi cari jalan lain, kemudian kerjakan lagi. Sekali lagi, jangan cepat menyerah.
Menyerah adalah salah satu cara untuk gagal.
Jangan lupakan kegagalan, tetapi ambilah hikmahnya.
Lupakan kekecewaan, karena harapan dimasa depan masih terbentang luas dan begitu cerah.
Jika sudah tidak ada harapan, cobalah jalan yang lain. Masih banyak jalan lain yang bisa membawa Anda menuju kesuksesan.
Anda telah mendapatkan sesuatu yang berharga pada kegagalan sebelumnya, sehingga kini Anda telah lebih bijaksana, lebih berpengalaman, dan lebih terampil.
Diantara ribuan peluang dan kesempatan, di sana ada kesuksesan, namun dikelilingi dengan kegagalan. Ambil kesempatan dan peluang tersebut, biarkan Anda gagal dalam proses menemukan kesuksesan tersebut.
Setiap kegagalan yang Anda buat adalah anak tangga Anda menuju puncak, yaitu sukses. Setiap kegagalan yang Anda temukan, memberikan arah yang jelas menuju sukses.
Kegagalan:
• dapat memberikan kekuatan
• ladang mendapatkan pahala
• dapat menggali potensi Anda
• mengembangkan kreatifitas Anda.
Apabila apa yang sudah Anda rencanakan dan Anda mimpikan tidak terwujud dengan sukses, maka langkah yang paling baik Anda ambil adalah bertawakal pada Allah SWT
Jadi, berharaplah banyak, tetapi jangan kecewa jika gagal.

pilihan



Kecewa atau tidak, semua tergantung Anda, tergantung bagaimana Anda menyikapi kegagalan. Berharap sedikit hanya akan menghambat Anda mengoptimalkan potensi Anda.
Lebih banyak Anda mencoba, akan mendekatkan Anda kepada sukses, meskipun Anda akan mengalami banyak kegagalan.
Namun cuma itulah yang kita diperlukan, karena kita sering tidak tahu mana yang akan berhasil.
Kebahagian yang didapatkan oleh orang yang menghindari kekecewaan adalah kebahagian yang semu, dia bukan bahagia tetapi hanya tidak kecewa saja.
Banyak perusahaan yang dimulai dengan modal besar bangkrut, sebaliknya bisnis dengan modal kecil banyak yang berhasil. Jadi bukan uang yang menentukan keberhasilan Anda!
Ubahlah sudut pandang Anda terhadap kegagalan, maka Anda tidak akan kecewa terhadap kegagalan yang Anda alami, setidaknya kekecewaan Anda akan sedikit atau sementara saja.
Allah SWT mungkin memberikan ujian berupa kegagalan dan kehilangan kepada kita untuk mengajarkan hikmah kepada kita.
Mungkin, kegagalan, masalah, dan lingkungan yang tidak menyenangkan adalah sebagian dari skenario Allah SWT dalam membina diri kita.
Jangan hiraukan opini negatif Anda, bentuklah kebiasaan beraksi agresif dan positif terhadap ancaman, masalah, dan kegagalan. Fokuskan diri Anda pada sasaran akhirnya, terlepas apapun yang terjadi saat ini.
Jika sikap kita benar, pengalaman mengecewakan akan memberikan hikmah yang membuat kita bahagia.
Mari kita sama-sama belajar kepada pengalaman. Bukan saja pengalaman diri kita saja, tetapi kita juga bisa belajar pada pengalaman orang lain. Pengalaman adalah guru yang bijak.
Ketekunan dan kesabaran jika digabungkan menjadi modal yang sangat besar untuk meraih sukses.
Keberhasilan Anda adalah ditentukan oleh Anda sendiri dan takdir Allah SWT. Bukan oleh orang lain.
Ketimbang tersinggung dengan ejekan dan kritikan, akan lebih baik jika kita malah mengambil manfaatnya. Kadang ejekan dari musuh lebih jujur dari pada pujian seorang teman.
Para pemenang mangambil tanggung jawab terhadap hidupnya. Mereka tidak pernah menyalahkan orang lain atau pun lingkungan. Mereka tidak suka mencari-cari alasan terhadap kegagalan mereka.
Dengan hidup di atas garis, kita tidak akan mandeg dengan alasan kondisi atau apa pun yang terjadi pada diri kita. Hidup kita akan lebih hidup. Kita akan bergairah dan memiliki determinasi yang tinggi dalam mencapai cita-cita kita.
Orang yang biasa berdalih tidak akan mengambil pelajaran dari kesalahan dan kegagalan, kerena dia sudah siap untuk berdalih lagi.
Tidak akan ada keberhasilan tanpa tindakan. Tidak akan tindakan tanpa keberanian. Jadi tidak akan keberhasilan tanpa keberanian. sukses sejalan dengan keberanian.
Jika wawasan Anda akan semakin luas, Anda akan menemukan jalan-jalan baru untuk meraih sukses. Insya Allah dalam waktu yang tidak lama ketakutan pada diri Anda akan hilang.
Jangan takut menambah saingan dengan membina orang lain, rezeki Allah begitu melimpah di bumi ini. Dan Allah telah menetapkan rezeki bagi setiap makhluk-Nya bahkan hewan melata sekalipun.

Kisah Dua Tukang Sol



Mang Udin, begitulah dia dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak menawarkan jasanya. Sampai tengah hari, baru satu orang yang menggunakan jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.
Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap dapat order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak dia hiraukan.
Di tengah keputusasaan, dia berjumpa dengan seorang tukan sol lainnya. Wajahnya cukup berseri. “Pasti, si Abang ini sudah dapat uang banyak nich.” pikir mang Udin. Mereka berpapasan dan saling menyapa. Akhirnya berhenti untuk bercakap-cakap.
“Bagaimana dengan hasil hari ini bang? Sepertinya laris nich?” kata mang Udin memulai percakapan.
“Alhamdulillah. Ada beberapa orang memperbaiki sepatu.” kata tukang sol yang kemudian diketahui namanya Bang Soleh.
“Saya baru satu bang, itu pun cuma benerin jahitan.” kata mang Udin memelas.
“Alhamdulillah, itu harus disyukuri.”
“Mau disyukuri gimana, nggak cukup buat beli beras juga.” kata mang Udin sedikit kesal.
“Justru dengan bersyukur, nikmat kita akan ditambah.” kata bang Soleh sambil tetap tersenyum.
“Emang begitu bang?” tanya mang Udin, yang sebenarnya dia sudah tahu harus banyak bersyukur.
“Insya Allah. Mari kita ke Masjid dulu, sebentar lagi adzan dzuhur.” kata bang Soleh sambil mengangkat pikulannya.
Mang udin sedikit kikuk, karena dia tidak pernah “mampir” ke tempat shalat.
“Ayolah, kita mohon kepada Allah supaya kita diberi rezeki yang barakah.”
Akhirnya, mang Udin mengikuti bang Soleh menuju sebuah masjid terdekat. Bang Soleh begitu hapal tata letak masjid, sepertinya sering ke masjid tersebut.
Setelah shalat, bang Soleh mengajak mang Udin ke warung nasi untuk makan siang. Tentu saja mang Udin bingung, sebab dia tidak punya uang. Bang Soleh mengerti,
“Ayolah, kita makan dulu. Saya yang traktir.”
Akhirnya mang Udin ikut makan di warung Tegal terdekat. Setelah makan, mang Udin berkata,
“Saya tidak enak nich. Nanti uang untuk dapur abang berkurang dipakai traktir saya.”
“Tenang saja, Allah akan menggantinya. Bahkan lebih besar dan barakah.” kata bang Soleh tetap tersenyum.
“Abang yakin?”
“Insya Allah.” jawab bang soleh meyakinkan.
“Kalau begitu, saya mau shalat lagi, bersyukur, dan mau memberi kepada orang lain.” kata mang Udin penuh harap.
“Insya Allah. Allah akan menolong kita.” Kata bang Soleh sambil bersalaman dan mengucapkan salam untuk berpisah.
Keesokan harinya, mereka bertemu di tempat yang sama. Bang Soleh mendahului menyapa.
“Apa kabar mang Udin?”
“Alhamdulillah, baik. Oh ya, saya sudah mengikuti saran Abang, tapi mengapa koq penghasilan saya malah turun? Hari ini, satu pun pekerjaan belum saya dapat.” kata mang Udin setengah menyalahkan.
Bang Soleh hanya tersenyum. Kemudian berkata,
“Masih ada hal yang perlu mang Udin lakukan untuk mendapat rezeki barakah.”
“Oh ya, apa itu?” tanya mang Udin penasaran.
“Tawakal, ikhlas, dan sabar.” kata bang Soleh sambil kemudian mengajak ke Masjid dan mentraktir makan siang lagi.
Keesokan harinya, mereka bertemu lagi, tetapi di tempat yang berbeda. Mang Udin yang berhari-hari ini sepi order berkata setengah menyalahkan lagi,
“Wah, saya makin parah. Kemarin nggak dapat order, sekarang juga belum. Apa saran abang tidak cocok untuk saya?”
“Bukan tidak, cocok. Mungkin keyakinan mang Udin belum kuat atas pertolongan Allah. Coba renungkan, sejauh mana mang Udin yakin bahwa Allah akan menolong kita?” jelas bang Soleh sambil tetap tersenyum.
Mang Udin cukup tersentak mendengar penjelasan tersebut. Dia mengakui bahwa hatinya sedikit ragu. Dia “hanya” coba-coba menjalankan apa yang dikatakan oleh bang Soleh.
“Bagaimana supaya yakin bang?” kata mang Udin sedikit pelan hampir terdengar.
Rupanya, bang Soleh sudah menebak, kemana arah pembicaraan.
“Saya mau bertanya, apakah kita janjian untuk bertemu hari ini, disini?” tanya bang Soleh.
“Tidak.”
“Tapi kenyataanya kita bertemu, bahkan 3 hari berturut. Mang Udin dapat rezeki bisa makan bersama saya. Jika bukan Allah yang mengatur, siapa lagi?” lanjut bang Soleh. Mang Udin terlihat berpikir dalam. Bang Soleh melanjutkan, “Mungkin, sudah banyak petunjuk dari Allah, hanya saja kita jarang atau kurang memperhatikan petunjuk tersebut. Kita tidak menyangka Allah akan menolong kita, karena kita sebenarnya tidak berharap. Kita tidak berharap, karena kita tidak yakin.”
Mang Udin manggut-manggut. Sepertinya mulai paham. Kemudian mulai tersenyum.
“OK dech, saya paham. Selama ini saya akui saya memang ragu. Sekarang saya yakin. Allah sebenarnya sudah membimbing saya, saya sendiri yang tidak melihat dan tidak mensyukurinya. Terima kasih abang.” kata mang Udin, matanya terlihat berkaca-kaca.
“Berterima kasihlah kepada Allah. Sebentar lagi dzuhur, kita ke Masjid yuk. Kita mohon ampun dan bersyukur kepada Allah.”
Mereka pun mengangkat pikulan dan mulai berjalan menuju masjid terdekat sambil diiringi rasa optimist bahwa hidup akan lebih baik.

Al Quran: Sumber Utama Inspirasi



Pernahkan Anda mendengar ada orang pergi ke hutan, ke gua, ke gunung, atau ke tempat sepi lainnya untuk mencari inspirasi? Boleh-boleh saja jika mereka tidak melewatkan sumber inspirasi utama. Anda boleh mencari inspirasi dari mana pun setelah sebelumnya mendapatkan inspirasi dari sumber utama ini.
Segala inspirasi ada di Al Quran. Jika Anda tidak menemukan inspirasi dari Al Quran, artinya Anda belum mengenal atau cukup berinteraksi dengan Al Quran. Sebaliknya banyak orang yang mencari inspirasi dari sumber yang tidak jelas. Dari orang-orang yang sebenarnya tidak memiliki kehidupan yang baik, tidak patut menjadi inspirasi.
Kita boleh mengambil inspirasi dari mana pun, selama inspirasi tersebut tidak melanggar syariat dan nilai Al Quran. Agama Islam tidak membatasi kita mendapatkan hikmah dari mana pun, selama rujukan utama kita Al Quran dan hadits. Hati-hatilah mengambil inspirasi dari seseorang atau sesuatu yang memungkin kita tergelincir.
Sungguh, Al Quran mengandung inspirasi tanpa batas dan global. Mungkin untuk hal detil dan spesifik kita bisa mengambil inspirasi dari sumber lain selama masih selaras dengan sumber utama. Jika kita mau tadabur Al Quran secara terus menerus, insya Allah akan banyak inspirasi kita dapatkan.
Cobalah baca dan resapi beberapa ayat di bawah ini. Inspirasi apa yang Anda dapatkan? Silahkan berbagi pada form komentar.
(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. (QS Al Anfaal:12)
Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman. (QS.Hud:120)
Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah (pun) beserta kamu dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi (pahala) amal-amalmu. (QS. Muhammad:35)
Dan, tentu masih banyak inspirasi-inspirasi yang bisa kita dapatkan. Ayat yang mana saja? Semua, tidak terkecuali. Ini hanya sebagian kecil dari inspirasi yang bisa kita dapat. Anda tidak akan pernah kehabisan motivasi.

My family